Fashion Love [Part 1]

Posted: May 8, 2013 in Fashion Love
Tags: , , , , , , , , , ,

“Jiyong oppa kau dimana?”

“Studio wae?” Tanya Jiyong balik. “Ani… Nan bogoshipo.” “Nadu..”

Keduanya terdiam , sambungan telepon masih berlangsung. Jiyong atau lebih dikenal dengan G dragon akhir – akhir ini sedang sibuk dengan pembuatan album Big Bang. Ara sebagai pacar memang setia menunggu Jiyong sudah tidak sibuk.

Keduanya sudah berpacaran dari 1 tahun lalu , mereka bertemu di sebuah party ulang tahun oppa Ara yaitu Lee Soo Hyuk yang merupakan seorang model. Jujur saja pesta ulang tahun Soo Hyuk merupakan kali pertama Ara bertemu dengan teman – temannya dan kali kedua ia bertemu Soo Hyuk oppa.

Orang tua keduanya bercerai semejak mereka masih kecil. Soo Hyuk ikut dengan omma dan Ara dengan appa , keduanya jarang bertemu ataupun berhubungan karena Soo Hyuk di korea sedangkan Ara tinggal dengan appanya di amerika bersama dengan ibu tirinya. Dan saat Ara memutuskan untuk kembali ke korea untuk kuliahlah baru Ara bertemu Soo Hyuk.

Tentu saja Ara tahu kalau oppanya seorang model , tapi ia tidak pernah tau kalau Soo Hyuk oppa ternyata sepopular itu. Ara benar – benar dikejutkan dengan pergaulan Soo Hyuk oppa yang ternyata memiliki banyak teman dekat selebritis dan top model korea.

Lupakan soal pertemua ara dan Jiyong. Sekarang Ara benar – benar rindu oleh Jiyong setidaknya mereka sudah 3 bulan tidak bertemu karena kesibukan Jiyong solo konser dan pembuatan album baru Big Bang. Keduanya hanya bertemu berhubungan melalui chat ataupun telepon.

“Ara , kau ada waktu sekarang?” Tanya Jiyong misterius

“Jigeum? Wae?” Tanya Ara balik.

“Datanglah ke studio sekarang , hanya ada aku di studio Taeyang dan Teddy hyung sedang pergi mencari makan. Mereka pasti akan lama kembali.”

“Baiklah. Aku akan kesanah sekarang.”

Arapun bersiap – siap , karena ia ingin menghemat waktu ia memutuskan untuk hanya berdandan minimalis. Ah… Selama berpacaran dengan Jiyong , Ara tidak pernah memberi tahu siapapun , termaksud oppanya. Oppa hanya mengetahui kalau Jiyong dan Ara bersahabat. Tidak hanya oppanya saja yang tahu , semua orangpun tidak tahu. Mereka berdua pacaran backstreet. Melelahkan memang tapi entah kenapa itu membuat hubungan mereka semakin special , ditambah Arapun belum merasa yakin dengan keputusannya berpacaran dengan Jiyong. Di hati kecilnya ada keraguan saat dirinya memutuskan hubungan yang lebih serius dengan Jiyong.

Setibanya di depan kantor YG. Arapun langsung masuk , ia memakai password id oppanya. Saptpam juga sudah mengetahui ia kalau ia menggunakan id oppanya.Walaupun sebenarnya pada peraturannya tidak dibolehkan , tapi tampaknya setelah Ara kesulitan mengakses idnya sendiri karena satu dan lain hal. Makanya ia diizinkan memakai id oppanya untuk masuk.

Ara langsung memberikan pesan singkat pada Jiyong , menanyakan di lantai mana dan di studio mana. Di Yg setidaknya mereka punya 4 lantai termaksud lantai bawah tanah dan ada sekitar 5 studio rekaman di tempat ini. Tentu saja Ara tidak pernah menjelajah satu persatu ruangan disinih. Biasanya ia kesinih hanya menjemput oppanya atau makan di kafetaria , tentu saja dengan mengambil jatah makan oppanya , karena mana mungkin ia mendapat jatah makanan ia kan hanya tamu.

“Oh waso.”Jiyong langsung memeluk Ara begitu melihat Ara sampai. Ia pun mengecup pipi Ara dengan lembut.

Ara mengangguk pelan. Walaupun sudah 1 tahun lebih keduanya berpacaran Ara masih merasa malu ketika Jiyong melakukan skinship denganya secara mendadak. Biasa yang Ara hanya bisa lakukan adalah mematung dengan wajah merah merona saking malunya

“Kau yang meminum semuanya?”Ara melirik pada kaleng minuman berenerji yang berantakan di meja.

“Ah…”Jiyong tau kalau Ara tidak suka kalau dirinya meminum minuman berenerji karena menurut Ara itu tidak baik untuk kesehatan , bukan Jiyong tidak tahu akan hal itu , ia tahu tapi untuk membuatnya tetap terjaga ia harus minum itu dan hari itu Jiyong setidanya sudah meminum 7 kaleng

“Kau baik – baik saja?” Jujur saja Ara ingin sekali marah tapi ia tidak tega , apalagi meliaht Jiyong tampaknya begitu stress Jiyong hanya mengangguk kecil

“Kau tampaknya membawakan sesuatu untukku.” Jiyong melirik pada tangan Ara

“Ah…Tadi aku melewati restauran ayam kesukaanmu makanya aku mampir dan membelikan untukmu. Makanlah.”

“Ada apa?” Jiyong bertanya dengan polos ketika Ara tak lama kembali , padahal ia bilang ia mau ke toilet.

Wajah Ara tampak tak begitu bagus , ia tampak shock “Oppa waso!”

“Bwo!!?!!”

Keduanya sama – sama panik. Ara harus menemukan tempat untuk bersembunyi. Ia tidak mau oppanya menemukannya. “Sembunyi di dalam.” Jiyong menunjuk ke studio rekaman. Arapun langsung masuk ke dalam studio rekaman dan bersembunyi di pojok ruangan.

“Jiyong-ah!”Sapa Soo Hyuk masuk keruangan rekaman

“Ah…. Kau kenapa bisa ada disinih?” Jiyong tampak gelagapan

“Geunyang… Kau masih melakukan rekaman?”

Jiyong menangguk , Jiyong menyuruh Soo Hyuk , atau lebih tepatnya memaksanya duduk agar ia tidak dapat meliha ke ruangan rekaman tempat Ara bersembunyi.

“Seseorang membelikan makanan?” Soo Hyuk melirik pada meja yang berantakan dengan makanan. Jiyong belum selesai makan keburu Ara datang dan memberi tahu kalau Soo Hyuk datang

“Ah… Seorang fans memberikan makan padaku.”Jawab Jiyong bohong sambil kembali melanjutkan makanannya.

“Bagaimana rekamannya sudah rampung?”

Jiyong mengeleng frustasi “10 persenpun belum.”

“Tenang saja kau pasti akan bisa merampungkannya dalam waktu dekat , aku tahu itu karena kau jenius.”

“Aku tidak jenius aku biasa – biasa saja.”Ada perasaan tertekan saat Jiyong dikatakan sebagai jenius musik. Ia tidak jenius , ia biasa – biasa saja. Ia juga bisa merasa tidak ada ide sama sekali di otaknya seperti yang ia rasakan saat ini tapi ia bisa bertahan karena ia sangat mencintai musik.

“Ya.. Kudengar kau membeli headphone baru , mana?” Soo Hyuk penasaran dengan headphone baru G dragon yang ia beli khusus dari dr dree dan ia design sendiri. “Oh itu… Aku ambil yah.” Baru saja Soo Hyuk mau beranjak dari tempat duduknya Ji Yong sudah mencegahnya.

“Biarkan aku yang mengambilkannya.” Ji Yong buru – buru masuk ke studio rekaman.

“Hey kau baik – baik saja?”Jiyong panik bukan main ketika mengetahui ruangan studio acnya tidak ia nyalakan sama sekali.

Ara terlihat kepanasan dan pengap hingga seperti mau pingsan “Aku baik – baik saja. Kau tenang saja.” Ara tsernyum semampunya.

Jiyong diam – diam menyalakan ac ruangan rekaman.”Aku akan membuat Soo Hyuk pergi kau bersabarlah sebentar lagi , tunggu signal dariku.”

Jiyong memberikan headphonenya pada Soo Hyuk. “Woah… ini tampak bagus. Kau memang memiliki sense fashion yang baik.”

“Soo Hyuk aku baru ingat kalau aku ada janji dengan mau mampir ke bar salah seorang kenalanku , bagaimana kalau kau ikut denganku saja?”Jiyong memaksa Soo Hyuk agar ia mau meninggalkan ruangan ini jadi Ara bisa keluar.

“Oh minum?’

“Ya. Sudahlah ayo.” Jiyong menarik Soo Hyuk untuk ikut dengan dirinya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s