Bogoshipo [chapter 3]

Posted: October 30, 2011 in Bogoshipo
Tags: , , , , , , , , , ,

 

Yunho pov

 

Sudah 2 hari Yunho tidak bisa tidur. Ia tau jadwal dia sangat padat untuk promo album Tone , tapi entah kenapa ia malah tidak bisa tidur. Yunho beranjak dari kamar , ia berjalan pelan – pelan agar Changmin tak terbangun. Changmin sangat butuh istirahat sekarang , ia sangat lelah.

 

Yunho berjalan ke ruang tengah, barang – barang pemberian fans , koper dan tas , belom sempat dirapihkan karena mereka terlalu lelah untuk merapihkannya. Yunho melihat bungkusan – bungkusan dari fans cassie shanghai. Ia hanya melihat tanpa membuka. Tampak ia memang belom punya niat untuk membukanya.

 

Yunho pun duudk di sofa. Ia mengambil tas ranselnya , ia tampak seperti mencari – cair sesuatu di dalam tasnya. Tak lama sesuatu yang di cari Yunho itupun keluar. Ternyata sebuah CD.

 

“Entha ini CD keberapa yang kuterima” Gumam Yunho.

 

Yunho melihat cover CD tersebut , dan tanpa Yunho sadari ia tersenyum , tapi dair matanya , menetes air mata. Ia mengelap air mata tersebut.

 

“Kalian melakukanya dengan baik.” Kata Yunho pada dirinya sendiir.

 

Yunho tampak emosional saat itu , ia tidak pernah seemosional itu. Ia tampak mencoba mengontrol dirinya snediri tapi tak bisa. Ia mencoba menengakan diri , walaupun akhirnya memakan waktu yang lumayan lama.

 

“Bogoshipo.” Bisik Yunho.

 

Yunho beranjak dari sofa , ia menuju suatu ruangan , ruangan tersebut merupakan bisa dibilang mini studio , disanah teredapat beberapa alamt music , dan computer untuk meremix lagu.

 

Yunho menyalakan CD player , dan memasukan CD yang barusan dikeluarkan dari dalam tas . Ia memencet tombol play dan terturlis di player cd itu JYJ – In Heaven

 

Jaejoong pov

 

@junsu house

 

“Ya ironawa!”

Untuk kesekian kalinya Jaejoong telah mencoba membangunkan Yoochun dan Junsu. Mereka masih asik saja tidur. Mereka memang tidak punya jadwal hari itu. Tapi mereka harus bangun , karena Jaejoong sudah memasakan sarapan utnuk mereka , kalau tidak dimakan , nanti akan dingin.

 

“Aku sudah membuat kimchi chige untuk kalian. Ayo kita makan bersama – sama” Jaejoong tampak kesal karena mereka berdua tidak mau bangun.”

 

“Kelihatannya enak , tapi aku ingin tidur saja.” Pinta Junsu

 

“Tidak boleh! Kau harus makan dulu , nanti kalau sudah makan kau boleh tidur lagi.”

 

Jaejoong berusaha membangunkan kedua ‘anaknya’ tersebut tapi tetap saja mereka tidak mau bangun. Dulu kalau begini pasti Yunho akan turun tangan untuk membantunya. Selalu itu saja yang Jaejoong pikirkan , masa lalu dirinya dengan Yunho.

 

Setelah 20 menit berlalu akhirnya Yoochun dan Junsu baru mau bangun. Mereka langusng menyantap Kimchi Chige buatana Jaejoong . Jaejoong hanya melihat mereka berdua makan dengan lahap , tanpa ia makan. Jaejoongpunt kemudia tersenyum puas , ketika melihat keduanya makan dengan lahap.

 

“Hyung , hyung juga makan! Kalau tidak Junsu akan mengahabiskan segalanya’” Kata Yoochun dengan mulut penuh makanan.

 

“Arasho.” Jaejoong pun memulai makanya.

 

“Hyung kau mau kemana?” Tanya Junsu saat melihat Jaejoong beres – beres.

 

“Aku akan keluar sebentar , nanti aku akan kembali. Aku pergi tidak akan lama kok.” Jaejoong menalikan tali sepatunya kemudia pergi

 

Hari itu Jaejoong memutuskan untuk berjalan – jalan sebentar untuk mencari udara segar. Jaejoong sengaja membawa kamera siapa tau ada sesuatu yang ditemui dan bagus untuk difoto. Akhir – akhir ini Jaejoong memang senang memotret

 

Jaejoong berjalan – jalan , tak jauh dari komplek apartement Junsul Ia melihat ada taman kecil , ia memutuskan untuk duduk. Memorinya tampak ingin membawanya flash back ke masa lalu

 

Jaejoong Flash back memory

 

“Ya! Kau mau kemana!” Bentak Yunho.

 

Jaejoong pun yang kaget mengetahui kalau dirinya ketahuan pergi hampir nyaris jatuh , untungnya Yunho sigap dan memapahnya.

 

“Aku mau keluar sebentar.” Jawab Jaejoong terbata – bata
“Keluar? Keluar kemana?”

 

“Yunho-shi aku mohon rahasiakan ini dari para member. Anggap saja kau tidak melihatku sekarang. Aku harus pergi sekarang. Maafkan aku.”

 

Jaejoong yang mau beranjak pergi tapi tertahan . Yunho mencengkram tanganya. Jaejoong berusaha melepaskannya tapi tenaga Yunho tampaknya lebih kuat dari padanya.

 

“Kau benar – benar ingin pergi? Kalau begitu aku ikut.” Yunho melepaskan cengkramanya dna mengikuti Jaejoong.

 

Dari awal Jaejoong memang tidak suka dengan Yunho. Yunho memang adalah leader tapi ia terkadang selalu mencampuri urusan pribadinya. Dan Jaejoong sangat benci jika urusan pribadinya dicampuri orang lain.

 

Pagi itu Jaejoong sudah bernaji dengan seseorang untuk bertemu di taman. Sudah lewat sekitar 30 menit dari janji pertemuan mereka. Jaejoong hanya bisa berharap semoga orang yang ingin bertemu denganya tidak akan pergi , dan masih menunggunya.

 

“Cole!”Panggil Jaejoong.

 

Gadis yang duduk di taman itu menoleh. Ia tersenyum. Gadis itu sangat imut. Kalau di sandingkan dengan Jaejoong itu sangat serasi sekali. Saat itu Yunho berpikir Cole adalah pacarnya Jaejoong.

 

“Oppa kau lama sekali.” Protes gadis yang dipanggil Cole oleh Jaejoong itu.
“Maafkan aku. Tadi aku ada sedikit hambatan.” Kata Jaejoong sambil melirik Yunho yang berada disampingnya.

 

“Oh Yunho-shi , annyeonghaseo.” Cole menyapa sambil membungkuk , ia gadis yang sangat sopan. Itulah image pertama yang didapat oleh Yunho.

 

“Oh…Annyeonghaseo. Iremi?” Tanya Yunho bertindak sesopan dan segentle mungkin.

“Cole. Yunho-shi aku adalah fansmu.”

 

“Sudah jangan di pikirkan , setiap bertemu bintang dia selalu mengatakan kalau di fans mereka.” Ucap Jaejoong sambil duduk di bangku taman.

 

“Tapi aku memang fansnya Yunho-shi  kok!” Cole tampak membela dirinya sendiri.

 

“Terserah kamu saja.”

 

“Yunho-shi , apa kamu tidak keberatan kalau aku memanggilmu oppa?” Tanya Cole dengan nada manja

 

Yunho tampak salah tinggah dengan pertanyaan itu , ia hanya mengganguk. Jaejoong yang mengetahui Yunho salah tingkah menjadi jengkel sendiri.
“Ah sudah basa basinya. Ada yang ingin kutanyakan padmu.” Jaejoong tampak kesal karena tidak dihiraukan.

 

“Wae oppa?”Tanya Cole sambil memalingkan tubuhnya menghadap Jaejoong yang duduk di bangku taman.

 

“Kudengar Hara-san masuk rumah sakit apa itu benar?”
“Oooh… iya…”

 

“Kenapa kau tidak memberitahuku? Aku kan sudah bilang kalau terjadi sesuatu pada Hara-san kamu harus memberi tahu aku.”
“Dari mana oppa tau kalau Hara-san masuk rumah sakit?”

 

“Sudahlah itu tidak penting. Ini ada sedikit uang , kamu pakailah untuk biaya beroba Hara-san dan juga untuk kamu.”

 

Cole melihat amplop yang diberikan oleh Jaejoong. Ini jelas bukan uang sedikit. 100.000 won. Ini jumlah uang yang banyak. Bagaimana Jaejoong bisa mengatakan ini uang yang sedikit? Ah mungkin karena dia adalah sorang Hallyu star jadi uang seperti ini sedikit.

 

“Oppa aku tidak mau menerimanya.” Tolak Cole sopan sambil memberikan amplop itu pada Jaejoong

“Terimalah. Aku tidak bisa berada disisi kalian untuk membantu kalian. Hanya ini yang bisa kulakukan. Lagian kau membutuhkan uang itu untuk biaya pengobatan Hara=san dan sekolahmu. Kau tidak lagi bolo sekolah kan demi kerja sampingan?”

 

“Tentu saja tidak! Aku orang yang menepati janji. Aku hanya bekerja di luar jam sekolah.”

“Baguslah kalau begitu. Terimalah uang ini. Kau tau oppa tidak bisa berbuat banyak , oppa hanya bisa memberikanmu ini.”
Jaejoong bangkit sambil mengelus kepala Cole. Bisa dilihat Jaejoong sangat menyayangi Cole. Yunho tak pernah melihat Jaejoong seperti ini. Walaupun ia dekat dengan para member. Tapi Jaejoong tetap dingin , tapi dengan gadis ini ia terlihat sangat hangat. Sebenarnya siapa gadis ini? Mengapa Jaejoong bisa sangat hangat pada gadis ini.

 

“Oppa. Aku pergi dulu , aku ada kerjaan.” Pamit Cole

 

“Mengantarkan susu dan koran lagi?” Tebak Jaejoong

 

“Tentu saja! Bye oppa!”

 

Jaejoong dan Yunho melambaikan tangan pada Cole. Colepun berlari kecil menjauh. Ia adalah gadis yang enerjik, itulah yang selalu Jaejoong lihat pada sosok Cole.

 

“Jadi itu pacarmu?” Tanya Yunho menyelidik

 

“Aku harap kau tidak memberi tahu soal ini pada siapapun.” Kata Jaejoong tegas tanpa menghiraukan pertanyaan Yunho.

 

 

Now….

 

Jaejoong duduk diam di taman. Tidak ada orang lain di taman itu hanya dirinya. Dirinya dan kenangan tentang Yunho. Jaejoong akhirnya memutuskan untuk kembali ke apartement Junsu. Ia tidak mau Junsu dan Yoochun kawatir tentang dirinya karena ia belom pulang – pulang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s