Bogoshipo [Chapter 5]

Posted: November 6, 2011 in Bogoshipo
Tags: , , , , , , , , ,

 

Changmin Pov

 

Jam sudah menunjukan pukul 2 pagi. Yunho masih belom pulang. Changmin memang dibilang untuk tidak menunggu Yunho pulang.Tapi karena mendengar kalau Yunho pergi berkencan Changmin jadi merasa tidak nyaman.

 

“Kau belom tidur?” Tanya Yunho memasuki kamar hotel

 

“Kau pulang telat sekali.” Komentar Changmin tanpa mengindahkan pertanyaan Yunho.

 

“Akukan sudah bilang untuk tidak menungguku pulang.”

 

“Kudengar kau pergi kencan dengan codynya Eunhyuk.”
“Tidak , kami tidak berkencan , kami hanya pergi makan biasa saja.”

“Kalau pergi makan biasa saja , kenapa kau tidak mengajakku?”

 

Yunho hanya diam. Changmin menghampirinya. Ia menatap Yunho untuk meminta penjelasan. Ia tidak mau ada sesuatu yang Yunho tutup – tutupi diantara mereka. Karena ini akan menjadi semakin runyam.

 

“Aku bertemu denganya , untuk menanyakan kabar Jaejoong.” Kata Yunho akhirnya.

 

Changmin tampak terkejut. Ia tidak tau kalau Yunho akan menjawabnya seperti itu. “Jaejoong?”

 

“Dia adalah teman Jaejoong. Aku mengenalnya , sebenarnya aku pernah bertemu dia sekali. Baiklah akan kuceritakan detailnya.”

 

Yunho menceritakan detailnya pada Changmin. Changmin yakin apa yang dikatakan Yunho benar ia eprcaya pada hyungnya sepenuhnya.
“Dia memberi nomer telepon , alamat rumah dan alamat email Jaejoong.” Kata Yunho sambil mengelurkan kertas dari dalam jasnya.

 

“Kau akan menghubunginya?”Tanya Changmin

 

“Entahlah , kalau sampai menejer tau akan hal ini , aku rasa kita pasti akan digantung hidup – hidup.”

 
“Coba mereka tidak memutuskannya sendiri seperti ini , pasti tidak akan seperti ini.”

 

“Ini bukan salah mereka. Mereka sudah memohon padaku untuk mengatakan ini pada menejer , tapi akulah yang tidak mengatakannya. Jadi timbul masalah seperti ini. Harusnya aku menyampaikan keluh kesah mereka pada menejer.”

 

“Hyung , jangan kau menyalahkan dirimu sendiri.”

 

Tatapan Yunho kosong , Changmin sedih melihat hyungnya seperti ini. Tapi ia pun tidak bisa berbuat apapun. Changmin memeluk Yunho. Ia hanya ingin memberi tahu kalau Yunho menjalani ini tidak sendiri tapi ada dia disampingnya.

 

Yoochun Pov

 

“Ya ! Apa kau sudah memikirkan bagaimana cara supaya Yunho dan Jaejoong hyung bertemu?”Tanya Yoochun dimobil saat menunggu Jaejoong yang sedang membeli kopi.

 

“Ah bolla! Aku belum bertemu dengan Hyuk Jae sama sekali , bagaimana aku bs memikirkan untuk mempertemukan mereka berdua.” Kata Junsu binggung.

 

“Ya! Kau ini memang babo!”

 

“Dan kau memintaku merencanakan untuk mempertemukan mereka , siapa yang lebih babo?”

 

“Mempertemukan siapa?”Tanya Jaejoong yang tiba – tiba masuk

 

“Kamchagiya!” Ucap Yoochun sambil mengelus – ngelus dadanya.

 

“Kalian ingin mempertemukan siapa? Rencana apa?’
“Bukan apa – apa , aku hanya ingin mempertemukan Junsu dengan seorang wanita.”

 

“Bwo!?!” Junsu tampak kaget. Yoochun mengisyarakan Junsu untuk mengiyakan saja.

 

“Kau mau ikut kencan buta bersama Yoochun Jun-chan?”Tanya Jaejoong dengan nada menggoda.
“Ya… aku rasa tidak apa – apa sekali – kali ikut, Siapa tau aku bisa menemukan jodohku , dan jauh – jauh dari Yoochun.”

 

“Sekalipun kau menikah , kau tidak akan bisa menjauh dariku.” Jelas Yoochun dengan nada kepastian.

 

Jaejoong tertawa. Junsu kembali memainkan ipadnya. Yoochunpun tertawa melihat ekspresi kekesan Junsu , Junsu memang kesal tapi tidak banyak yang bisa dia lakukan untuk balas dendam. Maklum kemampuan otaknya hanya sekitar 100

 

“Hyung mana pesananku?”Tanya Yoochun sembari mencari roti di keresek yang dibawa Jaejoong

 

“Ah aku lupa membelinya. Biar kubelikan sekarang.”Jaejoong kembali keluar dari mobil kembali untuk membelikan pesanan Yoochun

 

“Ya , kau tidak perlu memasang raut wajah seperti itu!” Goda Yoochun , pada Junsu yang terlihat cemberut.

 

“Kau ini , selalu saja aku yang menjadi korban , padahal aku ini kan yang akan jadi malaikat penyalamat Jaejoong hyung.” Ucap Junsu penuh percaya diri.
“Malaikat penyalamat apaan!?! Kau mana bisa mnejadi malaikat penyalamat! Sudah bukan saatnya kita berdebat hanya masalah sepele. Aku akan memikirkan bagaimana caranya supaya Jaejoong bertemu dengan Yunho. Nanti aku akan memberi tahumu kalau aku sudah mendapatkan ide.”

 

Junsu menggangguk. Ia kembali memainkan ipadnya.

 

Jaejoong Pov.

 

Jaejoong menunggu pesananya di café. Sudah dari pagi Jaejoong menerima miss call dari nomer tidak dikenal. Setiap kali ia mau menggangkatnya pasti sudah mati. Ia berharap , ini bukan fans yang meneleponnya , atau orang aneh. Karena ia sudah lelah berganti nomer telepon terus setiap hal ini terjadi. Dan setiap dia berganti nomer telepon pasti ia kehilangan kontak teman – temannya

 

Kali inipun Handphone Jaejoong berbunyi kembali. Buru – buru Jaejoong menggangkat telepon tersebut

 

“Yobuseyo?” Kata Jaejoong dair ujung telepon

 

Tidak ada suara. Tapi teleponnya masih tersambung. Jaejoong menunggu , tapi tetap tidak ada suara. Jaejoong tampak mulai kesal , ini pasti ulah fans iseng lagi.
“Yobuseyo?” Ulang Jaejoong dengan nada lebih tinggi dari sebelumnya

 

Masih tidak terdengar suara juga.

 

“Yobuseyo! Apa kau mendengarku??” Tanya Jaejoong kesal

 

“Hyung…”

 

Suara lelaki. Jaejoong terdiam. Tanpa ia sadari air matanya menetes. Apakah mungkin….????

 

“Changmin?” Suara Jaejoong bergetar.

 

Tidak terdengar jawaban. Tapi ada sayup – sayup suara dari tempat si penelepon tersebut dan Jaejoong cukup bisa mendengarnya dengan jelas

 

“Changmin kau tunggu apa lagi? Kita harus berangkat sekarang , sebelum kita ketinggalan pesawat.”

 

Dan telepon tertutup. Jaejoong  sudah sangat yakin bahwa yang tadi menelepon itu Changmin. Dan itu artinya suara sayup – sayup di telepon itu adalah Yunho! Jaejoong buru –  buru melihat handphonenya , mensave nomernya.

 

Ia tidak mungkin menelepon Changmin , tampak sekali Changmin menelepon tanpa sepengetahuan Yunho. Mungkin ia merahasiakan ini dari Yunho. Jaejoong kemudian mengetik sms pada Changmin

 

“Apa kau baik – baik saja? Hyung harap kau baik – baik saja. Hyung diisinih baik – baik saja , begitu pula dengan Yoochun dan Junsu. Mereka sangat merindukanmu begitu pulang Hyung. Jaga dirimu baik – baik…. Pyong~~~!

 

Jaejoong memasukan handphonenya ke dalam sakunya , mengambil pesenan Yoochun . Dan dengan wajah sumeringah ia kembali ke dalam mobil.
“Ya hyung! Kau terlihat sangat bersemanga!” Komentar Yoochun sambil mengambil pesananya

 

“Ya! Kau pasti tidak percaya apa yang baru kualami barusan!” Ucap Jaejoong berapi – api
“Memang apa yang tadi kau alami?”
“Changmin meneleponku!”

 

Sunyi. Tidak ada yang berkomentar. Junsu yang asyik bermain ipadnya dari tadi langsung melihat Jaejoong. Begitupula dengan Yoochun

 

“Sebenarnya sudah dari tadi pagi ada yang meneleponku. Tapi setiap kuambil pasti dimatikan , dan tadi tidak dimantikan , dan dia memanggilku.” Jelas Jaejoong bersemengat

 

“Kau yakin itu Changmin? Dia kan tidak mengetahui nomermu , karena kau sudah sering berganti – ganti nomer.” Komentar Yoochun

 

“Aku yakin itu Changmin , karena aku mendengar suara Yunho memanggilnya. Aku tidak mungkin lupa suara mereka. Walaupun aku sudah lama tidak bertemu mereka tapi aku tidak mungkin lupa suara mereka.”

 

“Lalu apa kau mau menghubunginya kembali?”

 

“Tentu saja! Aku belom memutuskan untuk meneleponnya sich. Tapi aku mengirim pesan singkat padanya.”

 

Changmin Pov

 

@New York

 

“Changmin kau tunggu apa lagi? Kita harus berangkat sekarang , sebelum kita ketinggalan pesawat.” Teriak Yunho dari kamar.

 

Changmin tampak kaget. Ia buru – buru mematikan telepon dan memasukan handphonenya ke dalam sakunya. Ia berpura – pura bertingkah wajar. Sejak ia mendapatkan nomer Jaejoong dari Yunho kemarin malam , Changmin tidak berhenti mencoba untuk menelepon Jaejoong.

 

Tapi berapa kali ia tidak berani keberanian untuk meneleponnya. Ia takut kerinduannya semakin besar terhada Jaejoong. Tapi terakhir kali ia mencoba menelepon , tapi hanya satu kata yang keluar dari mulutnya “Hyung” dan tidak ada kata – kata lain.

 

Changmin sudah berapa kali mencaci maki dirinya , kenaap ia bisa bdooh seperti itu. Jaejoong tidak akan menyadari kalau itu dirinya , ia akan berpikir kalau itu adalah ulah fans iseng dan Jaejoong akan kembali mengganti nomernya dan ia akan kehilangan kontak dengan Jaejoong

 

“Apa yang kau lakukan di kamar mandi?”Tanya Yunho heran karena Changmin di kamar mandi lama sekali

 

“Kau seperti tidak tahu…”

 

“Berdandan? Kau kan tidak suka berdandan lama – lama di kamar mandi.”

 

“Aku harus melakukanya karena aku hallyu star!”

 

Changmin buru – buru meinggalkan Yunho. Changmin memang tidak terlalu suka berdandan di kamar mandi lama – lama. Tapi apa mungkin dia memberi tahu kalau barusan ia menghubungin Jaejoong. Yunho mungkin tidak akan suka hal ini.

 

“Hapemu berbunyi.” Komentar Yunho saat mendengar handphone Changmin berbunyi

 

Changmin tidak menyadarinya karena ia sibuk mendengarkan musik , Changmin buru – buru melihat handphoneya. Ada sebuah message dari nomer tidak dikenal.

 

“Apa kau baik – baik saja? Hyung harap kau baik – baik saja. Hyung diisinih baik – baik saja , begitu pula dengan Yoochun dan Junsu. Mereka sangat merindukanmu begitu pulang Hyung. Jaga dirimu baik – baik…. Pyong~~~!”

 

Changmin kaget. Jaejoong tau kalau yang meneleponnya barusan itu dirinya. Sekarang apa yang harus ia lakukan. Ia melihat Yunho yang duduk disebalahnya. Changmin berusaha tidak terlihat kaget.

 

Chanmgin buru – buru memasukan handphone. Ia tidak mungkin membalasnya disinih. Kalau ketahuan Yunho , entah apa yang akan Yunho lakukan pada dirinya , ia takut Yunho marah

 

“Siapa?”Tanya Yunho datar

 

“Bukan siapa – siapa.” Jawab Changmin bohong

 

Yunho tampak tidak curiga , ia kembali membaca majalah yang dari tadi dibacanya. Selagai Yunho membaca majalah Changmin diam – diam mengeluarkan sms

 

“Hyung aku baik – baik saja. Sekarang aku akan kembali ke korea. Doakan aku semoga selamat. Hyung titip salah pada Yoochun hyung dan Junsu hyung. Bogoshipo.”

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s