Bogoshipo [Chapter 6]

Posted: November 20, 2011 in Bogoshipo
Tags: , , , , , , , , ,

Jaejoong Pov

Jaejoong baru saja menunjukan sms yang diberikan Changmin padanya , pada member. Semua member terdiam. Junsu hampir mau menangis , kalau tidak Yoochun menggegam tanganya untuk menguatkannya Junsu pasti sudah menangis. Semua tampak bahagia melihat sms dari Changmin

“Apa yang harus kulakukan sekarang?”Tanya Jaejoong kebinggungan.

Tidak ada yang menjawab. Setelah 2 tahun lebih , ini pertama kalinya Jaejoong mendapat sms dari Changmin , biasanya ia tidak pernah memikirkan apa yang harus ia balas kalaupun Changmin sms padanya. Tapi kali ini lain , entah kenapa ia merasa kebinggungan.

“Bilang saja kalau kau sudah menyampaikan salamnya pada kami.” Usul Junsu

“Bukankah itu terlalu biasa saja?” Tanya Yoochun memastikan.

“Ia memang biasa saja , lalu apa yang harus aku balas?” Tanya Jaejoong kebinggungan.

“Bagaimana kalau meneleponnya saja?”Usul Junsu kembali

“Kau ini bodoh atau apa? Kan tadi Changmin sudah bilang dia akan terbang kembali ke korea , mana boleh di pesawat menerima panggilan masuk , dasar bodoh!” Kata Yoochun sambil seraya memukul kepala Junsu pelan.

“Lalu bagaimana?”

Diam kembali. Semuanya tampak berpikir keras , padahal ini  hanya untuk membalas sms Changmin , entah kenapa mereka berpikir keras. Memang banyak hal yang ingin mereka bicarakan dengan Changmin , tapi mereka tidak mengira saat Changmin menghubungi mereka , mereka akan kebinggungan seperti ini.

“Aku rasa aku tau.” Kata Jaejoong lalu menggambil handphonenya.

“Kau mau membalasnya apa?” Tanya Yoochun.

Jaejoong tidak menjawab. Ia sibuk mengetik sms.

“Aku sudah mendengar lagu kalian , kalian benar – benar bekerja keras. Aku menyukai lagu kalian. Kau tau Junsu bahkan menghafal gerakan dance kalian. Aku tentu saja berharap bisa menghafal gerakan itu , tapi kau tau itu tidak mudah. T_T Apalagi bagian Yunho , woaahhh dia sangat cool…. kau tidak kalah cool juga. Aku  benar – benar mencintai lagu kalian! Aku bahkan mendengarkannya setiap malam , dan aku memang tidak bisa menghafal gerakan kalian , tapi aku menghafal dengan baik lagunya! >< Oh iya…aku sudah menyampaikan salammu pada mereka berdua , dan mereka berdua merindukanmu juga kekeke ini nomer mereka , mungkin kau mau mengontak mereka secara pribadi Junsu 05698*** Yoochun 05697***. Mereka akan senang kalau kau mengontak mereka secara langsung! Dan jaga kesehatanmu dan pastikan kau selamat sampai Korea! Pyongg….”

 

“Ini sms yang panjang , kau tau itu?” Komentar Yoochun setelah membaca sms yang dikirim Jaejoong

“Memang ini sms yang panjang , tapi aku rasa ini yang terbaik yang bisa kita balas.” Kata Jaejoong mengambil handphonenya kembali dan memasukannya ke dalam saku celananya

“Kau tau dari mana aku menghafal gerakan dance mereka?”Tanya Junsu polos

“Siapa lagi di menejement kita yang suka memakai tempat latihan dance malam – malam dengan lagu dbsk selain kau?”Tanya Jaejoong balik

“Tapi kenapa tidak ada yang mengatakan hal itu?”

“Bukannya tidak ada yang mengatakan , tapi memang tidak perlu dikatakan , itu bukan sesuatu yang perlu dibesar – besarkan? Kita memiliki cara masing masing untuk mengekspresikan kerinduan kita pada mereka. Bukan hanya kau Junchan yang rinduk pada mereka , aku dan Yoochun merasakan hal yang sama. Tapi kami mengekspresikan dengan cara berbeda.”

“Yoochun kau juga?”Tanya Junsu tidak percaya.

“Walaupun aku terlihat tidak perduli , aku juga merindukan mereka. Bagaimana bisa aku tidak merindukan orang yang selama 7 tahun lebih bersamaku , mengejar impian bersama?” Tanya Yoochun

“Junchan , walaupun Yoochun tidak memperlihatkannya , atau ia terkesan tidak peduli , ia sangat peduli pada Yunho dan Changmin. Aku melihat dia sangat aktif di fanbasenya DBSK.” Jelas Jaejoong

“Benarkah itu? Aku tidak percaya seorang Yoochun hyung masuk fanbase DBSK!” Kata Junsu semangat

“Kau tidak perlu membayangkan begitu.” Kata Yoochun sedikit tersipu malu.

Jaejoong tersenyum. Yah mereka memang memiliki cara masing – masing untuk mengekpresikan kerinduan mereka pada Yunho dan Changmin. Dan itu bukan hal yang besar ataupun salah. Itu adalah hal manusiawi.

 

Yunho Pov

@Pesawat

Changmin yang duduk disebelahnya sudah tertidur sambil mendengarkan lagu. Ia melihat ke seberang bangku ada Taemin dan juga Key , mereka tertidur juga. Tampaknya banyak yang tertidur , karena lelah dan juga kurangnya istirahat
Yunho memang kurang tidur beberapa hari terakhir ini , tapi ia tidak bisa tidur. Ia tetap memikirkan nomer Jaejoong yang diberikan Cole padanya. Ia ingin sekali menghubunginya , tapi ia takut dan juga tidak tahu saat menghubunginya apa yang harus dilakukannya?

“Mau minum sesuatu?”Tanya seorang pramugari yang lewat

“Apakah kau memiliki expresso?”Tanya Yunho sopan

“Tentu saja ada . Kau mau pesan expresso , tuan?”

Yunho tiba – tiba teringat sesuatu.. “Ah tidak perlu aku jus apple saja.”

3 Tahun lalu……

“Kau tau , aku selalu malu kalau harus duduk disebelahmu! Kau selalu saja membuka mulutmu saat kau tidur.” Komentar Jaejoong tidak suka.

“Maafkan aku , kalau aku bisa mengontrol hal itu , pasti akan ku kontrol.” Bela Yunho.

Kali itu Jaejoong yang kalah dalam game pengundian siapa orang yang harus duduk di sebelah Yunho. Bahkan menejerpun tidak mau duduk di sebelah Yunho karena setiap kali Yunho tidur Yunho selalu membuka mulutnya dan itu selalu membuat orang yang duduk disebelahnya merasa malu , karena banyak orang yang menyadari hal itu dan kadang menunjuk – nunjuk , dan itu nggak banget.

Dengan wajah bete Jaejoong duduk di sebelah Yunho. Jaejoong meminta duduk di dalam di dekat jendela , ia memang suka duduk disituh melihat awan itu adalah kegiatan favorite Jaejoong kalau ia sedang di pesawat.

“Aku tidak akan tidur.” Janji Yunho.

“Benar?”Tanya Jaejoong.

“Iya benar. Aku tidak akan tidur.”

Jaejoong tampak senang. Yunho memang tidak tidur kemarin malam karena berlatih untuk performent di Australia nanti. Tapi demi tidak melihat Jaejoong malu ia rela menahan kantuknya. Penerbangan ke Australia memakan waktu 7 sampai 8 jam ia pasti bisa melewatinya.

“Permisi , bisakah aku minta satu gelas expreso.” Pinta Yunho sopan pada salah seorang pramugari yang lewat

“Tentu saja , akan kuambilkan sebentar.” Jawab Pramugari itu sopan.

“Sudah tidak perlu.” Ucap Jaejoong tiba – tiba.

“Ya! Aku akan memintanya untukku bukan untukmu , kenapa kau malah mengatakan tidak?”Tanya Yunho.

“Sudah tidak perlu expressonya , kau boleh pergi.” Kata Jaejoong ramah

Walaupun pramugari itu tampak kebinggungan , ia pergi. Yunho melihat kearah Jaejoong , membalikan tubuhnya.

“Ya! Kau apa – apaan?” Tanya Yunho dengan nada tidak suka

“Sudahlah , kalau kau mau tidur tidur saja. Aku tidak keberatan.” Kata Jaejoong

“Aku tidak mau tidur!”

“Sudah tidur saja.” Kata Jaejoong sambil menarik kepala Yunho ke dalam dekapan dadanya. Yunho tampak sangat sesak karena Jaejoong terlalu menariknya tapi Jaejoong tidak melonggarkan tangannya.

“Aku tahu kau  kemarin malam tidak tidur karena pulang latihan sampaai malam. Sudah sekarang tidur saja. Kalau kau tidur begini tidak ada orang yang melihat mulutmu yang terbuka saat tidur. Jadi kau tenang saja.”

“Tapi posisinya….”

“Sudahlah jangan bawel , sebaiknya kau tidur!”

Yunho menurut , saat itu ia merasakan kenyamanan dekapan seorang Jaejoong. Walaupun ia sering mencium aroma tubuh Jaejoong yang wangi , tapi ia tidak pernah merasakan selama ini. Yunhopun tertidur saat tak lama Jaejoong menyanyikan lagu Hug

3 Tahun kemudian…
“Sial! Mengapa semua hal mengingatkanku padanya!”Tukas Yunho marah.

“Hyung kau kenapa?”Tanya Changmin , yang baru saja bangun

“Ah tidak apa – apa….Aku hanya sedang berlatih action.”

“Action? Untuk?”

“Tidak hanya iseng.”

Changmin menatap Yunho heran. Yunho tidak menanggapinya , ia bersikap seolah tidak ada yang terjadi. Changmin tidak mau menanyakan lebih jauh karena ia merasa Yunho tidak akan memberikan jawaban jujur. Changmin kembali mendengarkan lagu

Yunho mengutuk dirinya sendiri , kenapa ia selalu begitu mudah mengingat Jaejoong hanya karena hal – hal kecil. Ia tak muda mengingat Yoochun dan Junsu tapi pada Jaejoong itu sangat mudah. Apa karena ia terlalu sering menghabiskan waktu dengan Jaejoong dair pada Yoochun dan Junsu? Tapi…. itu tidak mungkin ap karena malam itu? Pikiran Yunho semakin ruwet… Ia sudah menyerah , ia mau mencoba untuk tidur dan melupakan segalanya untuk sementara walaupun ia tidak yakin hal itu tidak berhasil.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s