Junhyung Pov

@Dorm B2ST

“Kenapa kau bisa ada di apartement Jiyeon? Lalu apa itu?”Tanya Kikwang penasaran.

“Kenapa kau begitu penasaran?”Tanya Junhyung kembali.

Kikwang tampak tidak bisa menjawab peranyaan Junhyung ketika ditanya seperti itu. Dilihat dari sekarang yah semua orang tau Kikwang sudah tidak punya andil untuk mengatur Jiyeon , mereka tidak pacaran seperti dulu lagi. Siapapun yang dekat atau mau bertemu dengan Jiyeon itu sudah urusan Jiyeon , bukan urusan Kikwang lagi.

“Tadi aku mengambil ini , diapartement Jiyeon.” Junhyung menunjukan baju yang sebenarnya dirancang untuk Kikwang pada dirinya.

“Hyung kau dapat baju dari mana itu?” Tanya Hyunseung ketika keluar dari kamar dan menukan Junhyung mengeluarkan baju dari tasnya.

“Jiyeon memberikan ini padaku , bagus kan?”

“Bagus , ini baju apa? Tapi kelihatanya ini bukan ukuranmu , hyung.”

Hyunseung tampak penasaran dengan baju yang dibawa Junhyung ia melihat detailnya. Dia tampak benar – benar mencintai baju itu sama seperti Junhyung.

“Ini buatan Jiyeon , sebenarnya untuk Kikwang , tapi Kikwang menolaknya jadi ia memberikannya padaku.” Jelas Junhyung.

“Siapa bilang aku menolak baju itu!” Tegas Kikwang.

“Kau tidak bisa mengenakan baju ini , karena jadwalmu yang padat. Haruskah aku memperjelas semuanya?”

Doojoon tampak bisa mencium bau – bau perselesihan diantara mereka berdua. Buru – buru Doojoon mengalihkan pembicaraan “Junhyung tadi menejer mencarimu.”

“Mencariku ada apa?”Tanya Junhyung heran.

“Ia menanyakan kenapa kau tidak pulang bersama kami , ia mengatakan skejulmu sudah dikirim lewat email. Kau bisa melihatnya di email.”

“Baiklah aku akan mengeceknya sekarang.”

“Hyung aku mau ini!” Rengek Hyunseung yang sedari tadi asik melihat baju yang diberikan Jiyeon pada Junhyung.

“Nanti aku minta pada Jiyeon yah.” Kata Junhyung sambil masuk ke kamar.

Junhyung langsung mengecek email  , ternyata memang ada email dari menejernya. Jadwal Junhyung sebulan kedepan tampak tidak padat , malah bisa dibilang senggang. Ia hanya sibuk memproduseri beberapa lagu dan selain itu tidak ada lagi.

Ditambah aktifitasnya bersama b2st tidak ada. Karena tidak ada promo album baru , ataupun undangan kesuatu acara reality shows bersama – sama.

Jiyeon Pov

@KBS Building

“Cho PD , kenapa dibawah ramai sekali?”Tanya Jiyeon yang baru datang untung brefing acara Sukira.

“Kamu lupa hari ini , adalah siaran terakhir Sukira bersam Leeutuek dan Eunhyuk?” Tanya Cho PD balik

Jiyeon langsung melihat buku agendanya. Ia menandakan tanda merah di hari itu , tapi ia sama sekali tidak sadar. Tak terasa setelah 3 tahun Jiyeon bekerjasama dengan Leeuteuk dan Eunhyuk , ini adalah akhirnya.

Jiyeon tahu sekali , bahwa suatu saat acara ini berakhir. Tapi ia tidak akan menyangka ternyata ialah yang ‘ditinggalkan’ dan rasanya bisa seberat ini.

“Jangan memasang wajah seperti itu di depan Eunhyuk , dia bisa akan lebih sedih.” Bisik Cho PD.

Jiyeon baru sadar kalau Eunhyuk dan Leeuteuk sudah sampai. Wajah mereka berdua tampak sedih. Dengan senyum dipaksakan Jiyeon menyapa Leeteuk dan Eunhyuk.

“Ini adalah breffing terakhir kita bersama Leeuteuk dan Eunhyuk.” Kata Cho PD

Hening. Tidak ada yang berkomentar sama sekali. Tidak hanya Jiyeon , Eunhyuk dan juga Leeutuek yang merasa kehilangan semua crew Sukira juga merasakan seperti itu. Mereka semua bukan sekedar teman kerja lagi , mereka adalah keluarga.

Mereka menghabiskan waktu senang dan sedih bersama. Banyak kenangan yang terjadi di keluarga ini. Begitu pula yang dirasakan Jiyeon selama 4 tahun bekerja di Sukira.

“Terima kasih kalian telah menjaga aku maupun Eunhyuk. Terima kasih telah menjadi bagian Sukira , tanpa kalian semua Sukira tidak akan menjadi seperti ini. 5 tahun lebih ini membuat kami bertumbuh semakin dewasa.

Terima kasih pada Cho PD yang sudah menemani kami selama 5 tahun , walaupun aku tahu kamu mendapatkan tawaran menjadi PD di stasiun lain yang lebih berkopenten , tapi kamu tetap mau memilih bersama kita. Begitu pula dengan Jiyeon , terima kasih Jiyeon atas semua skripmu selama  4 tahun ini yang sangat sunggu luar biasa. Dan juga staff lainya.” Kata Leeuteuk tegar

Jiyeon bisa melihat Eunhyuk sudah mau menangis , matanya sudah merah. Memang sudah terkenal kalau Eunhyuk memang adalah orang yang mudah menangis. Jiyeon yang berdiri disampingnya , mencoba menenangkannya dengan mengelus – ngelus punggungnya.

Sambil tersenyum Jiyeon mengatakan “Jangan sedih , aku akan selalu menunggumu , kau pasti kembali ke Sukira bukan?”

Eunhyuk malah bukan tenang , ia malah makin meanngis. Jiyeon tampak panik ia mencoba kembali menenagkan Eunhyuk. Leeutuek yang berada disamping Eunhyuk memeluk Eunhyuk.

“Mari kita melakukan yang terbaik!” Kata Cho PD setengah berteriak.

Breffing yang lebih tepat sebagai acara perpisahan itu berakhir. Jiyeon kembali ke kantornya mengambil skrip sebagian yang tertinggal. Saat mau meninggalkan kantronya Jiyeon kemudian menyadari kalau jaket Junhyung tertinggal di kantornya.

“Oppa ini Jiyeon.” Kata Jiyeon dari dalam telepon.

“Eum Jiyeon ada apa?” Tanya suara pria di ujung sanah.

“ Oppa , jaket oppa tertinggal di kantorku.”

“Oh iya! Aku sama sekali tidak ingat. Tapi hari ini aku tidak bisa kesanah , Jiyeon.”

“Oh begitu… Oppa ada dimana? Bagaimana setelah siaran nanti aku hantarkan jaketnya saja?”

“Apa tidak apa – apa kalau begitu?”

“Tidak apa – apa santai saja. Aku antar ke dorm oppa? Oppa ada di dorm jam berapa?”

“Ah… aku sekarnag juga ada di dorm kok , aku tidak akan kemana – mana.”

“Baiklah kalau begitu , nanti setelah siara beres aku akan ke dorm oppa.”

Junhyung POV

@Dorm B2ST

Junhyung terlihat terbaring dengan lemah sambil memegang telepon. Sebenarnya ia sedang tidur , tapi karena ada telepon berbunyi ia bangun. Karena kecapean kruang tidur , Junhyung tampak hari ini kurang enak badan.

Ia mendapat sedikit demam. Dan tidak ada member di dormnya , semua member tampak ada pekerjaan masing – masing. Dengan badan lemas Junhyung menuju dapur untuk minum obat.

Disaat seperti ini Junhyung benar – benar rindu akan ommanya. Sakit adalah hal yang membuatnya makin lemah , ia menjadi semakin cengeng. Junhyung berjalan menuju papan sekejul , dimana sekejul member lain ditempel disituh.

Hari ini yang pulang paling cepat Hyunseung dan Sobbie. Untunglah , itu tidak akan lama lagi. Semoga mereka pulang cepat , karena disaat sakit seperti ini dan hanya sendirian di dorm benar – benar membuat Junhyung sangat amat kesepian.

Jiyeon POV

Siaran terakhir dengan Eunhyuk dan Leeuteuk  benar – benar membuat cerita sendiri. Tidak hanya keluarga besar Sukira yang sedih , para fans juga ikut sedih. Jiyeon sempat melihat banyak fans yang menonton menangis.

Leeuteuk dan Eunhyuk pun menangis , Donghae yang merupakan pecintai acara Sukira datang hari itu. Tidak hanya Donghae , beberapa teman dekat Leeuteuk dan Eunhyukpun datang untuk memberi dukungan.

“Kudengar kau sudah putus denganya?”Tanya Donghae setengah berbisik.

“Kau tau dari mana?”Tanya Jiyeon kaget.

“Kau tidak tahu? Eunhyuk membicarakan itu dengan kami semua.”

“Jadi kalian semua tahu???”

Donghae menggangguk. Jiyeon tampak kesal , tapi tidak bisa berbicara banyak. Yah memang member SJ juga tahu perilah hubunganya dengan Kikwang. Tidak begitu banyak yang tahu mengenai hubungannya dengan Kikwang , hanya  crew Sukira dan juga member SJ.

“Kenapa kau memutuskannya? Aku pikir kau dan dia akan bertahan lama.” Komentar Donghae

“Aku hanya lelah.” Jelas Jiyeon apa adanya

“Apa benar karena lelah? Atau karena gosip yang sekarang sedang beredar?”

“Gosip? Gosip tentang apa?”

“Kau tidak tahu? Rumornya Kikwang sekarang sering jalan dengan Ji Ah di film drama terbarunya. Memang sich itu hanya rumor , tapi kemarin temanku melihat mereka jalan bareng berdua , kukira karena hal itu kau putus denganya.”

“Tidak , aku tidak tahu mengenai rumor itu. Aku tidak punya banyak waktu untuk menonton gosip – gosip seperti itu. Aku disibukan dengan urusan kuliah dan pekerjaan , mana aku tahu soal begituan.”

“Oh iya yah…kau mau melakukan pergelaran fasshion show. Eunhyuk memberi tahuku.”

“Ah iya… Untung Eunhyuk mau membantuku , kalau tidak aku tidak tahu mau mencari model kemana. Bahkan ia tidak minta bayaran , hanya minta aku traktir makan.”

“Kalau kau minta padaku , dan member lain juga kami tidak akan minta bayaran. Kau ini selalu memperlakukan kami seperti ‘orang asing’ saja padahal kita kan keluarga kamu juga.”

Jiyeon tersenyum. Yah selama 4 tahun di Sukira ia memang menjalani hubungan baik dengan SJ member , tidak hanya Leeuteuk dan Eunhyuk saja. Hampir semua member mengenalnya dengan baik.

Terkadang kalau ada waktu , Jiyeon akan pergi makan atau bermain bersama SJ member. Ia juga sempat menjadi cody Yesung , hanya untuk beberapa saat. Saat Yesung kehilangan Codynya , karena Codynya keluar.

“Bagaimana kabar Yesung oppa ?”Tanya Jiyeon penasaran

“Ia baik – baik saja. Kau tahu , aura gloomynya masih tidak bisa ia hilangkan.” Bisik Donghae.

“Tapi Yesung oppa adalah orang yang sangat hangat , tidak seperti kelihatanya. Walaupun awalnya aku juga merasa seperti itu.”

“Yah dia adalah orang yang menakutkan diluar tapi sangat hangat didalam , ketika kamu sudah mengenalnya.”

Sambil menunggu Leeuteuk dan Eunhyuk melakukan acara perpisahan , Donghae dan Jiyeon berbincang bincang di studio. Mereka membahas tentang perkembangan Super Junior dan rencana mereka kedepannya. Juga mengenai fashion show yang akan diikut oleh Jiyeon.

“Jiyeon kau dipanggil kebawah oleh Leeuteuk.” Kata Cho PD

“Aku? Dipanggil kebawah? Kenapa?”Tanya Jiyeon heran.

“Sudah kau kebawah saja , buruan sanah!”

Dengan ragu , dan terpaksa Jiyeon berlari kebawah. Saat saampai di bawah banyak fans dari sukira maupun SJ yang mengerumuni Leeuteuk dan Eunhyuk. Banyak fans yang menangis dan Jiyeon bisa melihat Eunhyuk kembali menangis lagi , matanya merah sembab,

“Jiyeon!” Panggil Leeuteuk.

Saat Leeuteuk memanggil Jiyeon mata seluruh fans menuju ke arahnya. Dengan salah tingkah Jiyeon menutupi setengah wajahnya dengan skrip yang tidak sengaja dibawanya kebawah.

“Jiyeon kemari.” Panggil Leeuteuk kembali.

Jiyeon berjalan menuju arah Leeutuek dan Eunhyuk. Karena Jiyeon lama Eunhyuk menghampirinya dan menariknya , agar Jiyeon lebih cepat.

“Perkenalkan dia adalah orang yang selalu memberikan kami cerita – cerita menarik pada kalian.” Kata Leeuteuk memperkenalkan Jiyeon.

Sambil menutupi wajahnya dengan kertas Jiyeon membungkuk hormat pada seluruh fans yang ada disanah. Diluar dugaan seluruh fans malah menyambutnya dengan hangat. Tanpa sadar Jiyeonpun tersenyum melihat hal itu.

“Perkenalkan namamu.” Kata Eunhyuk.

“Hah? Ah…. Anyeonghaeseo , Kim Jiyeon himida. Saya adalah penulis skirp di Sukira.” Kata Jiyeon memperkenalkan diri sambil kembali membungkuk hormat.

“Dia ini telah bekerja di sukira selama 4 tahun , beri tepuk tangannya semua.”

Seluruh fans memberi tepuk tangan untuk Jiyeon , Jiyeon kembali membungkuk hormat dan pergi dari tempat itu. Leeuteuk dan Eunhyuk kembali memperkenalkan crew  Sukira yang lain.

Jiyeon memutuskan pulang duluan , tidak menunggu Leeuteuk dan Eunhyuk , karena ia sudah janji pada Junhyung untuk mengembalikan jaketnya. Kalau terlalu malam tidak enak , ini sajah sudah hampir jam 12 malam.

Karena Leeuteuk dan Eunhyuk masih sibuk dengan fansnya , Jiyeon pun pergi meninggalkan mereka tanpa pamitan , tapi ia sudah memberit ahu pada Donghae dan juga Cho PD untuk memberi tahukan mereka. Tak lupa Jiyeon mengirim email pada mereka. Untuk  memberi tahu dia pulang duluan.

Kikwang POV

“Apa kau masih menemui Jiyeon?”Tanya Ji Hoon

Kikwang tidak menjawab , ia sudah kelelahan karena syuting ia sudah tidak mau beragumentasi lagi dengan Ji Hoon, menegernya.

“Aku berharap kau tidak menemuinya lagi. Kau harus fokus pada karirmu. Lagi pula sekarang Jiyeon sudah memiliki Junhyung.” Jelas Ji Hoon sambil menyetir mobil.

“Apa maksud hyung?”Tanya Kikwang tajam.

“Tidak lupakan saja , aku hanya asal ngomong.”

“Hyung jelaskan padaku sebenarnya ada apa antara Junhyung dan Jiyeon?”

“Ah baiklah… sepengetahuanku Junhyung menyukai Jiyeon lebih dulu dari pada kau menyukai Jiyeon. Ia menyukainya sejak pertama kali bertemu Jiyeon di acara Sukira. Tapi karena kau lebih dahulu mendekati Jiyeon , maka Junhyung menyerah.

Tapi dari yang kutahu , mereka tetap berteman baik , selama kau pacaran dengan Jiyeon. Dan setahuku , sekarang setelah kau putus dengan Jiyeon , Junhyung mulai mendekatinya kembali.”

Kikwang tampak shock mendengar hal itu. Ia tidak pernah tahu bahwa Junhyung menyukai Jiyeon. Mereka berteman saja ia tidak tahu. Mengapa Jiyeon tidak  menceritakan hal ini padanya waktu dulu?

“Sudahlah , ini bukan salahmu maupun Jiyeon. Ini hanya pertanda dari Tuhan kalau kau memang harus fokus pada karirmu.”

Kikwang tidak memperdulikan apa yang Ji Hoon katakan. Ia hanya terlalu sibuk memikirkan Jiyeon.

Junhyung POV

Junhyung masih terbaring lemas di ranjangnya. Sudah hampir jam 12 tapi belom ada member yang pulang satupun. Kemana sebenarnya mereka?

Ting….Tong….

Dengan tenaga yang tersisa Junhyung bangkit dari tempat tidurnya. Ia melihat siapa yang datang , ternyata Jiyeon. Junhyung membukakan pintu , wajahnya tampak sangat pucat.

“Oppa , kau kenapa?”Tanya Jiyeon cemas melihat Junhyung yang pucat dan tampak lemah.

“Ah… aku demam.” Jelas Junhyung sambil mempesilahkan Jiyeon masuk.

“Ini jaketnya. Kau sendirian disinih? Member yang lain mana?  Apa kau sudah makan?”

“Belum , dari tadi aku hanya tiduran saja diranjang. Member yang lain sedang ada pekerjaan , harusnya hyunseung dan Sobbie sudah pulang , tapi sampai sekarang mereka belom pulang.”

“Oppa , kau istirahatlah , aku akan membuatkan makanan untukmu.”

“Tapi disinih tidak ada apa – apa.”

“Aku akan membelinya , tak jauh dari sinih ada supermarket kan. Sekarnag oppa istirahat saja.”

Baru saja Junhyung berbaring di tempat tidurnya , diluar sudah ribut – ribut. Ternyata Sobbie dan Hyunseung baru pulang.

“Jiyeon , kenapa kau bisa ada disinih?”Tanya Yoseob kaget.

“Aku mengantarkan jaket untuk Junhyung. Apa kalian sudah makan?”Tanya Jiyeon.

“Belum , kami baru pulang dari lokasi syuting belom makan apapun sama sekali.”

“Aku mau berbelanja , apa kalian mau menitip sesuatu? Apa ada yang kalian ingin makan?”

Yoseob berunding dengan Hyunseung. Tak berapa lama mereka memutuskan apa yang mereka ingin makan. Mereka memesan cukup banyak ada samgyupsal , bibimbap , tokpoki , dan juga ramyun.

Takut barang belanajaan banyak , Yoseob ikut dengan Jiyeon , menemaninya  berbelanja makanan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s