Hari ini adalah hari kepulangan aku ke Yunani , Junho masih marah padaku , ia sama sekali tidak mau menghubungiku sama sekali. Aku juga sudah meminta maaf melalui telepon dan sms tapi tidak di gubris. Aku juga sudah menyerah , sudahlah kalau ia mau marah padaku mungkin memang aku salah dan kesalahanku baginya itu tidak bisa dimaafkan , walaupun aku berpikir aku merasa tidak ada yang salah dengan diriku.

“Noona sudah sampai?”Tanya Myungsoo melalui telepon

“Iya , kau ada dimana?”Tanyaku balik sambil mencari – cari sosok Myungsoo dibandara

“Aku ada di mobil noona , maaf aku tidak bisa keluar Chansung hyung melarangku keluar.”

“Oh baiklah tidak apa – apa , aku akan ke mobil saja sekarang.”

“Junsu! Kau pulang sama siapa?”Tanyaku yang melihat Junsu sedang sibuk mengambil kopernya.

“Ada adikku yang sudah menjemputku. Mau pulang bersama?” Tanya Junsu balik

“Tidak , aku sudah dijemput. Aku hanya memastikan saja kau sudah ada yang menjemput.”

Aku menunggu sampai Junsu dijemput. Ternyata ia memang benar dijemput oleh adiknya. Setelah melihatnya pulang barulah aku menuju parkiran. Pasti Myungsoo sudah menunggu lama

“Narsha!”Panggil Junho

Aku menoleh. Aku kaget melihat Junho ada disinih , karena setahuku ia sudah pulang ke Korea lebih cepat dariku.

“Ada apa?”Tanyaku

“Kuantarkan kau pulang yah.”

“Eum… maaf tapi adikku sudah menjemputku.”

“Oh begitu yah… yah sudah.”

“Kau bukannya pulang lebih cepat dariku? Kenapa kau ada disinih?”

“Oh… Itu karena aku masih ada meeting jadi aku diam disinih lebih lama.”

“Oh begitu yah , maaf yah aku pergi dulu adikku sudah menungguku . Tidak enak membuatnya menunggu lama – lama.”

Tidak sulit menemukan mobil Myungsoo. Di dalam mobil sudah ada Myungsoo dan juga Chansung , aku buru – buru mitna maaf karena sudah membuat mereka lama menungguku.Aku juga tidak lupa memberikan oleh – oleh pada Chansung dan juga Myungsoo , dan tentu saja member infinite yang lain berupa pajangan dewa dewa Yunani , coklat dan juga wine yang kubeli di dutty free tepat sebelum kembali ke korea.

“Noona seharusnya kau tidak perlu membawa banyak oleh – oleh seperti ini.”Komentar Myungsoo saatku mengeluarkan satu keresek besar penuh dengan oleh – oleh.

“Aku kan jarang – jarang pergi jauh – jauh gini. Beda dengan kamu yang sering pergi keluar negeri. Jadi ini yah anggap saja tebusanku karena aku sudah tidak mengurusmu selama 1 bulan.”Kataku asal.

“Noona bagaimana memotret sunbae apakah mereka menyeangkan?”

“Tentu saja! Mereka sangat bersinar – sinar , walaupun kau juga bersinar bagiku. Mereka sangat profesional , mereka itu seperti idol!”

Selama perjalanan kembali ke Seoul aku menjelaskan apa saja yang terjadi selama di Yunani , jujur saja aku menjelaskannya begitu amat semangat. Tapi benar selama di Yunani memotret artis hallyu star sekelas DBSK , Super Junior , SNSD , dan juga Shinee adalah pengalman yang tak terlupakan

Kalau kau melihat di panggung atau diacara musik mempesona , mereka lebih 1.000 kali mempesona bila kau bisa melihat secara langsung. Mau apapun yang mereka lalkukan terlihat berbeda , mungkin karena aura artis mereka mereka terlihat berbeda.

“Myungsoo , noonamu itu benar – benar terlihat menyukai artis SM.”Komentar Chansung sambil menyetir

“Begitulah , noona sudah menyukai artis SM sudah sejal lama. Mendapatkan kesempatan bisa bekerja sama dnegan idolanya , pasti itu hal yang menyenangkan.”Tambah Myungsoo

“Ini pertama kalinya aku melihat noonamu berbicara tiada henti. Dia biasanya sangat pendiam. Ternyata ia juga memiliki sisi fangirl juga.”

Aku tertawa malu mendengar komentar Chansung. Aku melupakana imagineku untuk sesaat. Biasanya mungkin aku adalah wanita yang karismatik , aku sendiri tidak sengaja membuat image seperti itu , itu terbentu dengan sendirinya. Tapi semuanya imagine yang tidak sengaja sudah kubuat sudah pupus dengan pembicaraan ringan seperti ini.

“Bukankah noona tampak menarik ketika ia sedang tertarik akan sesuatu hal.” Komentar Myungsoo dengan bangga

“Kurasa begitu.”Chansung manggut – manggut setuju.

Wajahku memerah. Entah kenapa aku merasa malu sekarang. Kurasa ini pertama kalinya Myungsoo memujiku di depan orang lain seperti ini. Ia tidak pernah memujiku di depan orang lain seperti ini.

“Noona kau kenapa? Sakit?”Tanya Myungsoo sambil memegang jidatku

“Memangku kenapa?”Tanyaku bego

“Wajah noona memerah. Noona demam.”

Aku buru – buru menggeleng. Aku tidak mungkin mengatakan aku begini karena Myungsoo memujiku di depan orang lain. Itu akan sangat memalukan

“Kita mau kemana sekarang?”Tanyaku buru – buru untuk mengalihkan perhatian Myungsoo

“Pulang kerumah noona. Aku akan ikut pulang kerumah bersama noona , tapi aku mau ke dorm dulu mengambil tasku tertinggal di dorm.” Jelas Myungsoo

“Oh baiklah…”

Aku kaget bukan main karena sesampainya di dorm , semua member infinite sudah menungguku. Sungjong mengatakan hal itu , mereka menungguku untuk meminta oleh – oleh. Sunggyu mengatakan maaf berkali – kali atas kelakukan membernya , tapi aku benar – benar tidak mempermasalahkannya. Mereka memang harus mendapatkan oleh – oleh , karena saat mereka pergi ke Jepang atau kemanapun diluar seoul mereka akan memberikanku oleh – oleh walaupun Cuma makanan khas daerah setempat.

“Sungjong kau tidak boleh minum ini. Umurmu belum cukup.”Kata Woohyun ketika melihat Sungjong mau mengambil wine diam – diam

Sungjong langsung cemberut , ia menaruh winenya kembali ketempatnya

“Tenang saja Sungjong aku sudah tau hal ini pasti akan terjadi , aku membeli wine yang tidak beralkohol jadi kau boleh meminumnya. Aku sudah menanyakan pada penjualnya , wine ini boleh diminum segala usia.”Jelasku

Sungjong tampak kegirangan , ia buru – buru kembali mengambil wine dari tangan Woohyun dan membukanya.

“Kalau yang itu ada alkoholnya.”Kataku menunjuk salah satu wine yang berada di kantong yang belum terbuka sama sekali.

“Noona kau beli berapa banyak wine?”Tanya Sunggyu heran

“Aku membeli tiga untuk kalian. Nah yang ini dan yang ini sama mengandung alkohol.”Kataku menunjukan Wine yang kubeli atas rekomendasi penjual Wine. Menurutnya wine ini sangat baik kalau diminum saat cuaca dingin. Dan rasanya sangat enak karena ini dibuat sudah dari tahun 1975 , lebih tua dari pada umur aku maupun member Infinite. Tapi wine yang ini paling enak karena sudah lama disimpan.

“Aku sudah mencobanya , rasanya sangat enak. Lebih enak kalau kalian meminumnya saat cuaca dingin.”Jelasku

“Wah , ini wine yang sudah lama sekali. Pasti sangat mahal.”Komentar Sunggyu

“Tidak , sama sajalah.”

Aku berbohong. Satu wine itu sama dengan satu bulan gajinya , dan aku membeli 5. Untuk Gain satu , Jea satu , Infinite 2 , dan aku satu. Ah tapi sudahlah jarang – jarang aku membelikan barang mahal pada mereka. Lagi pula rasanya seimbang dnegan uang yang harus kukeluarkan

“Noona kau menghabiskan berapa untuk membeli ini semua?”Tanya Myungsoo dengan suara sepelan mungkin

“Aku tidak menghitungnya. Sudahlah tidak usah dipikirkan.”Jawabku

“Biar kuganti yah!”

“Sudahlah , aku yang mau membelikanya , kenapa yang kau mengganti. Kau lebih baik simpan uang hasil jeri payahmu , untuk kau sendiri.”

“Tapi noona… selama akau jadi artis aku belum pernah membelikan barang apapun padamu.”

“Sudahlah tidak perlu! Kau lebih baik menyimpannya , atau gunakan untuk kepeluaran kamu sendiri.”

“Tapi….”

“Sudahlah jangan ada tapi – tapian. Ayo kita coba wine yang dibuka Sungjong.”

Jujur saja aku tidak pernah sama sekali menyentuh uang Myungsoo. Walaupun memang benar tiap bulan Myungsoo selalu mentransfer uang hasil jeri payahnya padaku. Bahkan seluruh gajinya ia berikan padaku. Tapi aku tidak pernah mengambilnya. Ketika uangnya sudah ada di rekening Myungsoo , aku akan mencairkannya , atau mentransfer kerekening pribadi Myungsoo yang baru – baru ini kubuat.

Myungsoo tidak banyak menggunakan uang hasil jeri payahnya kecuali untuk makan. Ia juga jarang membeli baju atau apapun yang biasa member lain beri. Aku sudah memaksanya membeli apa yang ia inginkan tapi ia menolak. Ia malah menyuruhku yang membelinya .Mau tak mau kadang aku membelikan keperluan dia , atau gadget yang mungkin ia sukai. Sejauh ini ia selalu memakai apa yang kubeli tanpa protest

“Noona wine yang ini benar – benar enak.”Komentar Sungyeol sambil menunjukan botol wine tahun 1975

“Benar kan? Aku sudah mencobanya sebelum membelinya. Dan ini yang paling enak. Namanya SPRING MOUNTAIN , dan menurut menjualnya ini cukup langka loh. Aku beruntung bisa membelinya”Kataku bangga

“Noona jangan minum banyak – banyak.”Tegur Myungsoo ketika aku mau mengambil wine kembali

“Ok baiklah.”Kataku menurut dan tidak jadi menambah gelasku dengan wine lagi,

“Hyung kau sudah harus pergi , kau kan ada jadwal syuting!”Kata Dongwoon mengingatkan Woohyun dan juga Sunggyu

“Oh iya , noona kita pergi dulu yah.”Pamit Woohyu dan Sunggyu bersamaan

Aku mengantarkan mereka keluar. Tak lama Myungsoo meminta pamit pulang. Akupun pulang bersama Myungsoo dengan menggunakan taksi karena Chansung sedang menggantrakan Woohyun dan Sunggyu ke tempat syuting

“Ah benar – benar lelah….”Komentarku sesampainya di rumah sambil melemparkan badanku ke sofa

“Noona kubuatkan minuman yah.”Tawar Myungsoo

“Eum…. tolong yah… Oh iya Myungsoo! Bagaimana dengan syutingmu? Apa berjalan dengan lancar?”

“Eum.. Semuanya berjalan dengan lancar. Ratingnya juga bagus.”

“Wah bagus donk kalau begitu. Myungso…”

“Eum?”

“Maafkan noona yah tidak sempat menonton aktingmu , karena selalu bentrok dengan jadwal pemotretan. Nanti noona janji noona akan mendownload semua episode di film kamu.”

“Sudahlah noona , tidak perlu sampai seperti itu. Noona ada yang ingin kurundingkan dengamu.”

“Soal apa?”

Myungsoo menghampiriku dengan segelas teh madu hangat. Akupun membetulkan posisiku dari tiduran di sofa ke posiis duduk yang benar. Myungsoo tepat duduk di hadapahku. Sepertinya ia ingin menduskiskan hal yang serius

“Noona bagaimana kalau noona pindah ke apartement saja? Kebetulan disebelah dormku sekarang kosong , kemarin kutanyakan pada ahjuma pemiliknya. Katanya mau disewakan . Bagaimana kalau noona pindah kesanah?”Tanya Myungsoo dengan sangat hati – hati

“Tapi buat apa?” Tanyaku binggung

“Aku hanya merasa tidak enak dengan member lain , karena aku sering pulang kerumah. Sedangkan mereka tidak bisa karena jarak mereka dengan keluarga mereka jauh. Mereka tidak mempermasalahkannya sich tapi aku merasa tidak enak. Kalau noona pindah ke sebelahku kan aku masih bisa tinggal di dorm. Tidak harus izin untuk pulang dulu.”

“Tapi bagaimana dengan rumah ini?”

“Yah rumah ini kan rumah noona. Tidak apa – apa biarkan saja. Tidak usah dijual , kalau noona rindu rumah ini , noona bisa pulang sewaktu – waktu.”

Aku berpikir , mungkin memang ada benarnya juga perkataan Myungsoo. Kalau aku tinggal dekatnya aku bisa lebih sering bersamanya , dan juga kau bisa membantu member lain juga. Tapi….

“Noona minta nomer telepon ahjumanya boleh?”

“Ini aku sudah menyimpannya.”

Myungsoo mengeluarkan selembar kertas. Akupun mengambilnya dan langsung memasukan ke dalam buku agendaku. Agar tidak lupa dan hilang juga.

Kanto SM Ent

“Narsha , kudengar kau mencairku. Ada apa?”Tanya Junho terheran – heran

Aku manggut “Maafkan aku menganggu waktu kerjamu.”

“Tidak , aku tidak merasa terganggu kok. Hanya kuheran saja , kau mencariku sampai datang ke kantor segala. Kitakan bisa ketemu di luar padahal.”

“Ah tidak apa – apa , lagi pula aku mau membicarakan soal pekerjaan saja.”

“Soal pekerjaan? Ada masalah apa?”

Aku terdiam. Aku sebenarnya ragu – ragu untuk menanyakannya tapi bagaimana lagi aku harus menanyakannya.

“Begini… Apakah aku boleh mengambil gajiku sebagian dulu? Maaf kalau aku kurang sopan , tapi aku sedang membutuhkan uang sekarang ini.”

“Oh begitu , tidak masalah. Memang seharusnya kumembayar kau setengah dulu sebagai tanda jadi. Tapi waktu itu kau menolaknyakan? Jadi tidak apa – apa kalau kau mau mengambil setengah dulu.”

“Ah terima kasih Junho.”

“Kalau boleh tahu , kau sedang membutuhkan uang untuk apa? Tidak biasanya kau seperti ini soalnya.”

“Ah soal itu… aku mau menyewa apartement , jadi kubutuh uang. Karena kemarin kuterlalu hambur saat di Yunani , tidak ada sisa sama sekali di tabunganku. Makanya aku kesinih untuk meminta uang.”

“Kau akan pindah?”

“Iya , adikku kemarin memintaku untuk pindah ke apartement , kebetulan apartement sebelah dormnya mau disewakan , jadi yah aku ingin menyewanya agar aku bisa lebih sering ketemu adikku , dan yah supaya adikku tidak sering pulang , tidak enak dengan member lainlah.”

“Kenapa tidak adikmu yang membayar uang sewa apartementnya saja? Kan dia yang meminta.”

“Kau ini aneh – aneh saja ! Aku kan noonanya aku yang seharusnya membayar , lagi pula itu kan di tempati oleh aku tentu saja aku yang membayarnya.”

“Tapi kalau adikmu yang membayar kan kau tidak perlu kehilangan tabunganmu.”

“Yah aku tahu , penghasilanya lebih besar dariku sekarang ini. Apalagi ia sekarang sering ke Jepang untuk promo album dan juga ia syuting drama , tapi biarlah hasil kerja kerasnya ia simpan untuk masa depan ia. Aku walaupun kehilangan tabunganku tapi itu hanya sedikit , tidak berarti kok.”

“Adikmu benar – benar beruntung punya noona sepertimu. Aku rela menukarkan seluruh harta kekayaanku demi memiliki noona sepertimu.”

“Kau terlalu berlebihan kalau bicara sampai seperti itu, Aku bukan noona yang perfect , aku juga memiliki banyak kelemahan.”

“Kau memang begitu , jangan mengelak.”

Setelah mendapatkan uang dari Junho , akupun langsung menuju apartemnt dorm Infinite. Aku sudah berjanji dengan ahjuma yang mau menyewakan apartementnya padaku hari ini.

“Ahjuma ini uang muka untuk sewa apartement ini , nanti akhir bulan aku akan melunasi semuanya.”Kataku sambil memberikan uang pada ahjuma yang menewakan apartementnya padaku

“Tidak perlu , tadi adikmu sudah datang dan membayar full. Aku menemui untuk memberikan kunci dan juga tanda terima sewa.”Kata Ahjuma tersebut sambil memberikan kunci dan juga surat – surat apartement

“Myungsoo sudah membayarnya? Kapan?”

“Tadi pagi , tidak sengaja aku keluar dan Myungsoo adikmu keluar , dan ia menghampiriku dan langsung memberikan uangnya padaku.”

“Tapi ia tidak mengatakan apapun padaku.”

“Mungkin ia lupa. Oh iya kapan kau akan pindah kemari? Aku jadi bisa mempersiapkanya.”

“Ah.. Mungkin minggu depan. Aku masih harus membereskan barang – barangku dahulu.”

“Baiklah kalau begitu , terima kasih yah.”

“Myungsoo kau sudah membayar uang sewanya?”Tanyaku melalui telepon sesampainya ku dirumah

“Ia tadi tidak sengaja aku ketemu ahjumanya , sekalian saja aku bayar karena noona sudah bilang noon mau.”Jelas Myungsoo

“Oh begitu , nanti uangnya aku transfer kerekening pribadimu yah.”

“Tidak perlu noona , biar aku yang membayarnya.”

“Kau ini bagaimana sich , noona yang tinggal kok malah kamu yang membayar uang sewanya? Myungsoo dengar noona , noona sudah berkali – kali bilang simpan uang kamu untuk kebutuhan kamu. Jangan pikirkan noona , noona bisa mencair uang sendiri dan bisa hidup dengan layak. Kamu mengerti?”

“Baiklah noona.”

“Ok kalau begitu , kau sedang syutingkan sekarang? Noona tidak akan menganggu. Noona juga sudah lelah sekali. Ingin istirahat.”

“Baiklah noona.”

2 minggu kemudian

“Kau sudah pindah ke apartement barumu?”Tanya Gain saat pemotretan telah selesai

Aku mengangguk sambil terus membereskan kameraku

“Bagaimana apartement barumu? Menyenangkan?”

“Cukup menyenangkan , aku lebih sering menghabiskan waktuku di dorm Infinite , untuk bantu – bantu disanah karena tidak ada ahjuma yang membantu membersihkan dorm infinite , jadi aku membantu disanah. Dan kalau aku sudah lelah aku tidur di apartementnku.”

“Kau benar – benar bekerja keras untuk adikmu , lihat badanmu , setelah kau pulang dari Yunani kau tampak kurus. Kau harusnya lebih perhatian pada dirimu sendiri.”

“Gain apa kau punya pekerjaan sampingan lain? Aku sepertinya butuh pemasukan tambahan.”

“Memang kenapa gaji yang perusahaan berikan tidak cukup?”

“Bukan begitu , aku harus melunasi hutangku pada Myungsoo untuk membayar uang sewa apartement itu setahun. Kemarin aku sudah meminta gajiku pada Junho sebagian tapi ternyata itu tidak cukup. Sepertinya aku harus mencari pekerjaan sampingan lain.”

“Yah sudahlah tunggu gajimu dari Junho keluar semua saja , itu tidak akan lama dan kurasa itu cukup untuk melunasi utangmu pada Myungsoo.”

“Kalau aku harus menunggu gajiku turun dari Junho itu akan memakan waktu yang cukup lama. Tidak bisa , aku harus mengganti uang Myungsoo secepat mungkin. Kau tahu sendiri bagaimana kondisi mereka.”

“Iya aku mendengarnya , kasian bossnya harus menggadaikan rumahnya hanya untuk Infinite , karena tidak ada yang ingin mensponsori Infinite.”

“Makanya aku harus mengembalikan uang Myungsoo secepat mungkin , mungkin ia membutuhkan uang itu untuk karirnya.”

“Tapi aku benar – benar tidak ada job untukmu saat ini.”

“Tidak usah menjadi fotografer juga tidak apa – apa. Apapunlah.”

“Tapi benar – benar tidak ada. Bagaimana kalau kau jual saja hasil fotomu , terutama yang foto sunset itu , foto sunsetmu itu kan banyak sekali peminatnya.”

“Tidak bisa , aku sudah berjanji akan memberikannya pada Changmin.”

“Changmin? Changmin siapa?’

“Changmin DBSK lah! Waktu di Yunani dia mengatakan ia menyukai itu , maka aku berjanji aku akan memberikannya sesampainya di Korea.”

“Kau itu jangan terlalu baik , masa memberikan begitu saja pada orang berada sepertinya? Harusnya kau menjualnya , kalau perlu dengan harga tinggi!”

“Kau seperti tidak tahu aku saja , aku payah dalam hal berbisnis. Kalau aku sudah pintar mungkin aku tidak akan terperangkat bersamamu di kantor ini. Mungkin aku sudah ada di Amerika dan menjadi lebih kaya dari pada saat ini.”

“Benar juga. Tapi aku benar – benar tidak ada job untukmu.”

“Kurasa kuharus mencari sendiri. Terima kasih Gain.”

Pulangnya aku mampir ke super market 24 jam tak jauh dari kantorku , aku melihat majalah lowongan pekerjaan yang ada disanah. Aku mencari satu persatu , tapi sama sekali tidak ada lowongan pekerjaan. Maksudku ada , tapi semuanya mewajibkan minimal sarjana , sedangkan aku hanya lulusan SMA saja. Ternyata mencari kerja untuk lulusan SMA tidak mudah.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s