Study love [Part5]

Posted: May 16, 2013 in Study Love, Uncategorized
Tags: , , , , , , , , , , , , ,

 

tumblr_m32bn1G56R1qc3fy9o1_r4_500Ketika Sora datang keacara pemakan tersebut banyak mata melihat pada Sora dan berbisik. Sora tak peduli akan hal itu , ia lebih mempedulikan pada Kris yang harus datang ke tempat yang seharusnya ia bisa tidak datang , dan malah diperlakukan seperti ini.

Jangan pedulikan mereka , dan… maaf”Bisik Sora , ia benar – benar merasa tidak enak pada Kris.

Tao baru saja mau mengatakan sesuatu , tapi ia memendamnya karena omma Sora datang “Akhirnya kau datang juga.”omma tampak lega , “Kau…”omma tampak ingat dengang Kris “Ah , kau yang kemarin malam itu kan?”

Kris menyapa omma dengan sopan. “Jangan salah paham , kami hanya teman.”Sora dengan to the point mengatakan seperti itu.


“Aku tau… Semuanya bukanya berawal dari pertemanan?”Tanya omma menggoda

Omma , aku sedang tidak ingin beragumentasi dengan omma , setelah apa yang terjadi kemarin.”


“Okay baiklah… Sanah kau berikan salah perhormatan terakhirmu.”


“Aku sudah melakukannya.”

Kris melirik pada Sora , Sora berpura – pura tidak menyadarinya. Keduanya pergi ke pojokan yang agak sepi dari kerumunan banyak orang , ternyata Sora merupakan keluarga besar . Banyak sekali orang yang datang.

Kau kenapa tidak melakukannya?”Tanya Kris penasaran

Aku tidak mau melakukannya. Dia… maksudku harmonilah orang yang mengusulkan kami dikucilkan dari keluarga.” Sora ingat bagaimana sepupunya mengucilkannya , tidak mau mengajak mainnya ketika ia masih kecil karena harmoni melarang mereka bermain dengan Sora ketika mereka kumpul keluarga. Itu bukan masalah besar sih sekarang tapi Sora masih ingat benar rasa sakit hati karena dikucilkan.

Sora , kau Sora kan?” Seorang wanita seumuran Sora menghampiri Sora , Sora meningingat ingat wajahnya. “Aku Riku , kau masih ingat?”

Sora tersenyum hambar. Ia ingat Riku , saudara sepupunya yang dulu menjauhinya juga.”Oh hai…”Sapa Sora datar.

Hey , kau tidak masih marah padaku kan karena insiden dahulu? Itu sudah lama sekali berlalu , kenapa kau masih mengingatnya? Sudahlah lupakan saja , dulu itu kita masih kecil , makanya ketika harmoni berkata begitu kita mengikutinya tanpa berpikir panjang.”

Sora hanya tersenyum terpaksa.

Hey siapa dia? Tampan.” Riku melirik pada Kris

Sora langsung menarik Kris , berusaha menyembunyikan Kris yang jelas hal itu tampak seperti hal bodoh karena Kris jauh lebih tinggi dari dirinya.

Bukan siapa – siapa. Aku permisi sebentar aku harus harus pergi karena ada pekerjaan?’ Sora pamit mendadak. Ia sudah tidak peduli lagi yang penting dia sudah hadir di acara itu.

Yang benar saja setelah aku menemanimu kau hanya mentraktirku hamburger?” Kris melihat hamburger yang diberikan Sora padanya.


Sora berjanji untuk menraktir makan Kris karena sejak sebelum masuk ke tempat pemakaman Kris sudah ribut kelaperan. Sorapun berjanji setelah masuk ia akan menraktir Kris makan. “Hanya ini yang bisa kubelikan padamu. Aku belum menerima gaji.”

Kenapa sih kita harus makan di mobil kan jadi repot.” Kris tampak kesusahan memakan burger , ia tampak kebingungan harus bagaimana.

Sorapun mengambil burger di tangan Kris karena tak tahan melihat Kris yang tampak kesulitan dan membukakan untuk Kris “Didalam banyak sekali orang , kau tidak mungkin masuk.”

Terimakasih.” Kris memakan burger dengan santai. Keduanya pun sibuk makan , mereka tidak berbicara satu sama lain.

Aku membenci mereka semua.” Komentar Sora setelah burgernya habis.


Kris tidak berkomentar apapun ia asik makan kentang gorengnya. Tampak seperti tidak peduli , walaupun begitu Sora lanjut berbicara

Tapi aku lebih membenci diriku sendiri”

Jangan membenci dirimu sendiri. Kau terlalu baik untuk dibenci.” Sora memandangi Kris meminta penjelasan dari perkataannya. “Kau harus bangga terhadap dirimu sendiri. Kau adalah wanita yang kuakui. Kau tau aku adalah seorang player , tidak ada wanita yang tidak menyukaiku. Walaupun begitu aku tidak menyukai mereka , aku tidak mengakui mereka. Tapi aku mengakuimu sebagai seorang wanita , sebagai seorang pribadi. Kau memiliki banyak hal untuk membuat orang mencintaimu.”

Aku tau kau pasti sendang bercanda.”

Aku mengatakan yang sebenarnya , aku tidak sedang bercanda. Lihat saja Tao , ia paling anti dengan wanita , tapi dengamu tampaknya ia sangat menyangimu. Ia bahkan mencoba melindungimu dariku sampai membuat kami hampir bertengkar. Kau tau itu kali pertamaku beradu mulut dengan Tao.”

Terima kasih.”Bisik Sora pelan.

Tidak perlu berterima kasih , aku hanya mengatakan apa yang terjadi. Jadi kau harus lebih mencintai dirimu sendiri , barulah dengan begitu orang bisa mencintaimu.”

Sora melihat ponselnya , ini kali pertama ia menyalakan handphonenya setelah ia mematikanya selama upacara pemakaman berlangsung. Seluruh income call dari Tao. Tao pasti cemas dengan dirinya.

Sora!” Sora baru saja mau menelepon Tao , Tao mendadak memanggilnya suara ia memanggil tidak begitu baik.

Kau… Kenapa ada disinih?”Tanya Sora kebinggungan melihat Tao ada di depan pintu apartemennya.

Tao melihat Sora dan Kris bergantian. Wajahnya tampak tidak begitu baik. Ia tampak marah Sora tidak mengerti kenapa Tao tampak marah. “Kau kenapa?”Tanya Sora polos

Masuk!” Tao menarik tangan Sora dengan kasar tanpa mempedulikan Kris dibawa masuknya Sora kedalam apartementnya.

Ya Tao buka pintunya!”Kris menggendor – gendor dari luar karena saat ia mau masuk pintunya tak terbuka , Tao menguncinya

Tao buka , oppa mau masuk.” Sora mau membukakan pintu untuk Kris , tapi Tao sudah menghalanginya.

“Hyung kau pulanglah , aku harus bicara dengan Sora.” Teriak Tao dari dalam.

Kris hanya menarik nafas pelan , iapun pulang. Ia tidak mungkin terus menggendor diluar Tao pasti tidak akan membukakan pintu sebelum urusannya selesai.


“Kau kenapa sih?”Tanya Sora tidak mengerti.


“Kau masih tak…. Ini kenapa? Kenapa rumahmu berantakan seperti ini?”Tao baru menyadari rumah Sora yang berantakan seperti kapal pecah.

Sora belum sempat membereskan rumahnya karena ia buru – buru ke upacara pemakaman harmoni. Masih ada pecahan vas , beling , dan foto yang bertebaran di lantai.

Kalian bertengkar?”Tebak Tao

Sora hanya mengangguk lesu. Ia sudah terlalu lelah seharian ini ia belum tidur sama sekali. Ditambah Tao marah – marah nggak jelas begitu datang “Tak bisakah aku istirahat sebentar?”Pinta Sora.

Tao tidak tega melihat Sora yang tampak sangat lesu “Baiklah kau tidur , biar aku yang membereskan ini semua.”

Seperti memiliki peri ajaib , ketika Sora bangun apartementnya sudah rapih dan ada makanan tersedia di dapur. Tentu saja ia bukan benar – benar memiliki peri ajaib. Semua dilakukan oleh Tao.

Ini aku.”

Aku tau…”Jawab suara diujung sanah , Tao.

Kau dimana?”

Aku sedang dijalan.”

Kenapa kau tidak membangunkanku waktu kau mau pergi?”


“Kau terlihat sangat lelah , jadi aku tidak membangunkanmu. Sora aku harus menutup teleponnya sekarang , aku akan menghubungimu kembali.”

Baiklah.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s