Fashion Love [Part5]

Posted: May 19, 2013 in Fashion Love
Tags: , , , , , , , , ,

huq5gi

“Rasanya sudah lama sekali yah kita tidak tidur bersama.” Sora melirik pada mom , yang tampak sibuk bernostalgia “Mom masih ingat ketika kamu kecil kamu tidak mau tidur sendiri , kamu selalu menangis ketakutan kalau mom tidak tidur bersama kamu. Tidak disangka kau sekarang sudah sebesar ini , tidur sendiri jauh dari mom selama 1 tahun.”

“Mom please jangan terlalu berlebihan. Waktu itu aku tidak bisa tidur karena appa memaksaku menonton film zombie , makanya aku jadi tidak bisa tidur ketakutan.”Sora ingat appa mengajaknya menonton film zombie yang menyeramkan yang membunuh anak kecil ketika sedang tidur yang membuat Sora ketakutan setengah mati dan tidak berani tidur.

“Mom awalnya cemas ketika kamu memutuskan untuk pergi ke korea untuk kuliah.”

“I know…”

“Kamu tau?”

“Appa sudah menceirtakan semuanya.”Mom sebenarnya menentang keinginan Sora untuk pergi ke korea dan kuliah disanah , tapi mom tidak mengatakan langsung pada Sora , mom mengatakan pada appa dan appa berbicara pada Sora

“Mom hanya cemas mungkin kau akan kesulitan beradaptasi disinih , karena kamu besar di amerika. Tapi tampaknya mom terlalu berlebihan. Soo Hyuk tampak menjagamu dengan baik , dan mom lihat hubungan kalian sudah semakin membaik. Bagaimana dengan omma?”

Sora hanya diam. Hubungannya dengan ommanya teramat sangat mustahil diperbaiki , keduanya setiap kali bertemu seperti sama – sama bertemu dengan orang asing. Sorapun tidak berani mendekati ommanya duluan begitupun ommanya.

“Kau tidak memiliki hubungan yang baik denganya?”Tebak mom

Sora hanya mengangguk kecil “Mom tidak pernah bertemu dengan omma , tapi mom banyak mendengar cerita dari appa. Omma mungkin hanya perlu sedikit waktu untuk menyesuaikan diri denganmu. Kau tau sendiri ia tidak pernah bertemu denganmu sudah lama sekali.”

“Mom…”Sora agak ragu mengatakan ini , ia bahkan seperti ketakutan untuk mengatakannya “Aku punya satu pertanyaan , kenapa omma dan appa bercerai?” Sora tidak pernah tau alasan pasti kenapa kedua orang tuanya bercerai bahkan saat Sora masih bayi.

“Mom juga tidak tau pastinya kenapa , tapi mungkin diantara keduanya sudah tidak ada kecocokan , biasanya itulah alasan mengapa seseorang yang sudah menikah memilih untuk bercerai.”

Sora tidak bertanya lagi , sepertinya mom benar – benar tidak tau alasan kenapa keduanya bercerai. Esok harinya setelah pulang kuliah Sora mampir ke sebuah cafe tak jauh dari kampusnya. Ia datang untuk interview kerja part time. Setelah Sora memikir – mikir tabungnnya tidak akan cukup , i harus mencari tambahan pemasukan untuk menyewa apartement.

“Baiklah mulai besok kau sudah boleh bekerja disini.”

Mata Sora berbinar – binar saking senangnya mendengar ia langsung diterima “Terima kasih boss.” Dengan hati senang Sora meninggalkan cafe tersebut , mulai besok ia sudah mulai bisa bekerja! Asik , pikir Sora.

“Seneng bener.” Soo Hyuk mengintip menoleh pada Sora yang baru pulang sambil bersiul siul , dia tampak bahagia pulang kuliah hari ini.

“Oppa , kau sudah pulang.”Sora melihat Soo Hyuk sedang bersantai di sofa ruang tengah sambil menonton televisi. “Mom mana?”Sora mencoba mencari sosokmom

“Mungkin dikamarnya. Ada apa kau tampaknya senang sekali.”

“Tidak apa – apa.” Sora langsung masuk ke kamar mom. Mom tampak sedang asik main game di laptop milik Sora “Mom!” Sora memeluk mom dari belakang membuat mom kaget

“Kau ini! Menganggetkanku saja! Bagaiman interviewnya , kau diterima?”

“Diterima donk! Mulai besok aku sudah bisa bekerja disanah.”

“Baguslah. Kau sudah bilang pada Soo Hyuk tentang rencanamu?”

Sora melepaskan pelukannya dari mom. “Kau harus mengatakannya , tidak sopan kalau sudah dekat baru kau katakan padanya. Walau bagaimanapun he is your brother.”

“I know.” Jawab Sora bergumam.

“Omma!?!” Sora kaget melihat omma datang begitu ia keluar mau menemui Soo Hyuk.

“Kau kenapa? Seperti barusan melihat setan saja melihatku.”Komentar omma

Sora menggeleng “Tidak , maafkan aku.” Maksud omma bercanda tapi tampaknya Sora salah paham. Ia benar – benar tampak menyesal melihat dirinya shock hanya melihat omma.

“Omma hanya bercanda , kau tidak perlu minta maaf begitu.” Soo Hyuk mencoba menjelaskan kesalah pahaman diantara keduanya.

Sora hanya tersenyum terpaksa. Iapun kembali ke kamarnya , mom masih saja asik main game. Sora bertanya tanya pada dirinya sendiri haruskah mom dan omma bertemu? Kalau keduanya bertemu apa mereka bisa akur?

“Mom…”Panggil Sora pelan

“Huh?”Mom masih asik main game , sampai Sora tidak menjawab mom berbalik badan melihat Sora yang hanya berdiri di depan pintu.

“Why , sweetheart?”

“Omma dia ada diluar.” Sora berbicara seperti itu. “Mom mau bertemu dengannya?”

Sora mengenalkan mom pada omma , keduanya tidak banyak berbicara karena mungkin terkendala bahasa juga , perkenalan pun terjadi singkat saja. Soo Hyuk rupanya sudah menceritakan pada omma kalau mom datang.

“Ara ada yang mencarimu.” Panggil boss

Ara keluar mengikuti bossnya. Soo Hyuk? “Oppa…”

Soo Hyuk menarik Ara “Aku sudah berbicara pada bossmu , aku boleh bicara denganmu ikut aku.” Soo Hyuk menarik Ara masuk kedalam mobilnya. Sora mendapat firasat tidak enak mengenai ini

“Apa maksudnya ini?”Soo Hyuk menunjukan selembar kertas Sora melihatnya. Selembaran sewa apartementnya. Ia pasti meninggalkan ini dirumah

“Aku ingin mendengarkan penjelasanmu.”Desak Soo Hyuk

“Aku…Aku memutuskan untuk menyewa apartement sendiri.”

“Aku tau , tapi kenapa? Dan kenapa kau tidak mendiskusikanya terlebih dahulu denganku , aku ini oppamu. Im your brother.”Tegas Soo Hyuk

“Aku harus kembali bekerja…”Sora buru – buru keluar dari mobil karena bossnya sudah memperhatikannya dari tadi

“Aku akan menjemputmu setelah kau pulang kerja , kita akan membahas ini.”

Sora pura – pura tidak mendengar. Sekarang apa yang ia harus lakukan sekarang? Sepulang kerja Soo Hyuk sudah menunggunya. Wajahnya serius ia sepertinya benar – benar marah

“Aku sudah menelepon pada mom , kalau mungkin kita akan pulang telat.” Soo Hyuk memarkirkan mobilnya di sebuah cafe.

Keduanya duduk berhadapan satu sama lain. Sora tidak berani melihat Soo Hyuk. Ia tau kalau dirinya salah. “Aku minta maaf , tidak memberitahukan oppa sebelumnya tapi…”

“Kau tidak akan pindah dari rumahku. Kau tidak boleh pindah.”Putus Soo Hyuk

“Oppa!”

“Itu sudah keputusanku , kau bahkan tidak memberi tahu pada appa masalah ini. Kau memutuskan semuanya sendiri….”

“Itu….” Sora harus menjelaskannya setidaknya ia tidak ingin Soo Hyuk salah paham mengenai dirinya , lupakan soal tabunganya yang lenyap karena sudah mendeposito untuk apartement itu. “Aku memang tidak memberi tahu Appa , aku berencana memberi tahu appa dan oppa setelah aku melunasi semuanya..”

“Alasan aku menyewa apartement , aku hanya merasa tidak nyaman mom dan oppa tinggal bersama. Mom mengerti dengan perasaanku , mom sudah mengizinkan aku untuk menyewa apartement demi kebaikan bersama.”

“Sora…aku ini oppamu , kenapa kau harus merasa begitu? Kau bisa nyaman dengan mom kenapa kau tidak merasa nyaman denganku dan juga omma…. Mom itu bukan orang tua kandungmu…”

“Oppa!” Sora tampak kaget sendiri mendengar dirinya membentak Soo Hyuk. Ia memang tidak suka ketika orang lain mengatakan mom itu bukan orang kandungnya , ia tahu kenyataan itu. Tapi itu bukan berarti mereka tidak bisa bersama seperti layaknya orang tua kandung dan anak kandung

“Maaf tampaknya aku berlebihan…”

“Aku yang seharusnya minta maaf , aku tidak seharusnya membontak oppa.”

Keduanya diam dengan canggungnya.

Setelah percakapan di cafe itu , Sora membatalkan apartementnya yang membuat tabunganya hilang seluruhnya. Sora sudah tidak memikirkan hal itu , yang lebih ia pentingkan sekarang hubungannya dengan Soo Hyuk semakin canggung. Sora sudah menjelaskan pada mom , mom hanya mengatakan beri Soo Hyuk waktu mungkin ia butuh waktu untuk berpikir dan memahami keadaan. Sora pun hanya diam.

“Kau masih belum berbaikan dengan Soo Hyuk?”Tanya Jiyong , Sora sudah menceritakan semuanya pada Jiyong , Jiyong juga baru tau kalau Sora menyewa apartement setelah Sora dan Soo Hyuk bertengkar. “Kau mengertikan kenapa Soo Hyuk marah?”

Sora hanya mengangguk pelan. “Aku merasa bersalah pada oppa , tapi…” Sora terdiam. “Ini bukan urusannya , ia tidak seharusnya marah itulah yang kurasakan.” Sora tidak pernah mengatakan ini pada siapapun , ini pertama kalinya ia mengatakan perasaannya yang sesungguhnya mengenai Soo Hyuk pada Jiyong

“Jadi kau belum menganggapnya oppa?” Jiyong mulai mengerti sekarang bagaimana situasi keduanya.

“Aku tau ini tidaklah benar , tapi… itulah yang kurasakan.”

“Aku bisa mengerti , mungkin kau terbiasa mengurus semuanya sendiri karena dari dulu kau adalah anak paling besar , dan tiba – tiba kau harus diurus dan menanyakan pendapat orang lain. Mungkin terasa aneh. Tapi menurutku ini hanya balik pada kebiasaan saja.”

“Ini bukan mengenai kebiasaan… Aku… Aku tidak bisa menerimanya sebagai oppaku!”

Sementara itu di tempat lain…

“Soo Hyuk , kau akhir – akhir ini banyak melamun , ada masalah?” Minki tampak kawatir dengan keadaan Soo Hyuk yang tampak tidak semangat , dan sering melamun sampai kemarin salah seorang fotografer sempat memarahinya karena ia dipanggil tidak menyahut karena melamun. Ini tidak seperti Soo Hyuk yang Minki kenal.

“Ah… Hanya masalah kecil.” Jawab Soo Hyuk tersenyum

“Adikmu lagi?” Masalah apalagi yang bisa membuat Soo Hyuk terganggu sampai membawa ke pekerjaan segala kalau bukan adiknya , Minki sudah megenal Soo Hyuk sejak ia debut karena keduanya debut menjadi model bersamaan , dan ia tau Soo Hyuk suka berkencan tapi walaupun ia berkencan dan memiliki masalah dengan teman kencannya ia tidak pernah seperti ini.

Soo Hyuk mengangguk “Kalian bertengkar kenapa?” Soo Hyuk pun menceritakan apa yang terjadi antara dirinya dan Ara.

“Aku bisa mengerti kenapa Ara mengambil keputusan demikian…”Komentar Minki setelah mendengar cerita Soo Hyuk. “Mungkin akan terasa aneh kalau Ara bersama dengan ommamu dan momnya di tempat yang sama. Kau tau sendiri ommamu sering datang dirumah. Coba kau pikirkan bagaimana perasaan Ara harus melihat mom dan ommanya di tempat yang sama , apalagi hubungan…”

“Ara tidak tau. Ara hanya tau kalau omma dan appa bercerai. Ia tidak tau kalau sebenarnya mereka tidak pernah bercerai sama sekali.”

“Kenapa kau tidak menceritakannya?”

“Ara sangat menyayangi momnya , kau pikir aku tega kalau aku bilang momnya yang merusak rumah tangga keluarga kita? Lagi pula mom Ara tampak seperti tidak mengetahui kalau sebenarnya appa dan omma tidak bercerai.”

“Wah ribet banget yah… Ah… Tapi gini deh walaupun Ara tidak mengetahuinya tapi kau coba mengerti posisi Ara mungkin ia tidak mau menyakiti perasaan ommamu dengan melihat Ara dekat dengan momnya dari pada ommamu. Mungkin ia memikirkan itu.”

“Kau benar , tapi…Sebenarnya aku marah bukan karena itu juga , tapi lebih karena ia tidak menghargaiku sebagai oppa. Ia seperti tidak mengaggapku , dengan tidak memberi tahuku.”

“Mungkin memang ia tidak menganggapmu sebagai oppanya.” Soo Hyuk langsung memelototi Minki , Minki buru – buru memperbaiki perkataannya “Coba kau bayangkan tiba – tiba ia mendapat oppa , dan selama ini ia menjadi anak paling besar. Menanyakan sesuatu keputusan pasti bukan gayanya , karena ia yang memutuskan sendiri.”

“Kau benar.. Ia mungkin tidak terbiasa dengan itu.”

“Sudah sekarang kau pergi temui dia dan minta maaflah padanya.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s